Oliveira: Masa Depan MotoGP Milik Generasi Muda

Cuma dua pembalap dari 10 besar dalam klasemen MotoGP saat ini yang berusia di atas 30 tahun Bagi pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Miguel Oliveira, itu bukan sebuah kebetulan.

Oliveira: Masa Depan MotoGP Milik Generasi Muda

Masa-masa di mana pembalap veteran di kelas premier Kejuaraan Dunia Balap Motor masih secara teratur menunjukkan tajinya di depan para rider muda sudah lama berlalu.

Sekarang, trennya berbalik. Pengalaman tak selalu memegang peran penting. Hal ini sebenarnya bisa diprediksi dan sudah terlihat dengan sangat jelas dalam MotoGP musim 2021.

Apabila memperhatikan komposisi klasemen kelas utama saat ini, cuma dua pembalap yang berada di posisi 10 besar yang berusia lebih dari 30 tahun: Johann Zarco serta Aleix Espargaro.

Zarco (Pramac Racing-Ducati) baru saja menginjak usia 31 tahun pada 16 Juli lalu. Sementara, Espargaro (Aprilia Racing) akan genap 32 tahun hari Jumat (30/7/2021) lusa.

Baca Juga:

Saat ini Zarco menempati posisi kedua dalam klasemen, terpaut 34 poin dari Fabio Quartararo. Sedangkan Espargaro berada di peringkat kedelapan dengan raihan total 61 angka.

Sementara itu, delapan rider lainnya yang berada di 10 besar tabel MotoGP masih berumur dua puluhan tahun. Quartararao selaku pemuncak klasemen jadi yang termuda. Ia berusia 22 tahun.

Sangat kontrak dengan pembalap senior seperti Valentino Rossi (42 tahun). Juara dunia tujuh kali kelas premier tersebut makin kesulitan untuk mengimbangi generasi muda.

Miguel Oliveira mengaku sama sekali tak terkejut dengan fenomena ini. MotoGP terus mengalami peningkatan dan adaptasi, baik dari sisi mental serta fisik, pembalap terus dibutuhkan.

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

"Saya pikir itu berlaku di segala bidang kehidupan, selain politik mungkin, bahwa masa depan adalah milik generasi muda," kata Miguel Oliveira, yang kini menempati posisi ketujuh dalam klasemen, melihat dominasi pembalap-pembalap muda di MotoGP.

"Di kelas MotoGP, intensitas persaingan terus meningkat. Ketegangan fisik juga makin tinggi. Sekarang diperlukan banyak kerja keras dan komitmen untuk masuk serta jika ingin bertahan di sana.

"Persaingannya sudah sulit di masa lalu, tetapi menurut saya, itu menjadi lebih sulit dalam lima hingga tujuh tahun terakhir. Bertahan di sini juga bukan perkara mudah. Karenanya jelas bahwa masa depan adalah milik generasi muda," rider 26 tahun menambahkan.

MotoGP akan memulai paruh kedua musim 2021 pada 6-8 Agustus mendatang dengan Grand Prix (GP) Styria di Red Bull Ring, setelah menutup tengah pertama musim di Assen, 27 Juni lalu.

 

dibagikan
komentar
Miller Tidak Mau Jatuh Lagi di Paruh Kedua MotoGP 2021

Artikel sebelumnya

Miller Tidak Mau Jatuh Lagi di Paruh Kedua MotoGP 2021

Artikel berikutnya

Espargaro Mengaku Bahagia bersama Aprilia

Espargaro Mengaku Bahagia bersama Aprilia
Muat komentar