MotoGP 2018

Pascainsiden, Marquez takkan ubah apapun

Marc Marquez tidak akan melakukan hal berbeda usai terlibat insiden dengan Valentino Rossi. Baginya, apa yang terjadi saat MotoGP Argentina adalah bagian dari balapan.

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Selang empat hari, insiden Termas masih memanas. Tak hanya menuai beragam komentar dari berbagai pihak, namun juga menimbulkan ‘perang’ kata-kata antar kedua kubu fans Marquez dan Rossi di media sosial. Banyak yang menyalahkan 93, tetapi tak sedikit pula yang memojokkan 46.

Kendati demikian, sang juara dunia bertahan tak merasa ada hal yang perlu diubah, baik dalam hal gaya berkendara, maupun agresivitas untuk memperbaiki posisi ketika tercecer dalam balapan.

“Tidak, karena saya merasa seperti itu. Saya harus melakukan comeback 100%. Saya tidak akan melakukan apapun yang berbeda. Saat start, (mesin) motor saya mati, tapi itu bukan salah saya. Semuanya dimulai dari sana,” tandas Marquez pada event sponsor di Brasil.

“Dan tentang insiden, itu terjadi pada banyak pembalap. Dalam balapan itu terjadi pada (Johann) Zarco dan (Dani) Pedrosa di Tikungan 13. Dani kemudian cedera, dan tidak ada yang dihukum.

“Hal penting bagi manusia dan setiap pembalap adalah bisa belajar, serta tahu kapan Anda melakukan kesalahan. Saya membuat kesalahan, tetapi saya dihukum atas apa yang terjadi.

“Kami adalah pembalap, dan hal-hal ini terjadi. Adik saya, misalnya, ia dipaksa keluar dari lintasan saat balapan.

“Ini balapan dan hal-hal (seperti) ini terjadi. Setiap pembalap memiliki masalah selama kariernya. Setiap pembalap harus meminta maaf,” papar The Baby Alien.

Pada balapan Minggu (8/4) lalu, Marquez tidak tanggung-tanggung dikenai tiga hukuman. Pertama, ride-through penalty karena telah menyebabkan start tertunda. Kedua, penalti turun satu posisi usai menyenggol Aleix Espargaro. Dan yang ketiga merupakan penalti 30 detik terhadap insiden dengan Rossi.

“Saya banyak belajar, tapi lebih tentang balapan. Anda harus memberikan 100%, namun juga harus memahami bagaimana (kondisi) trek pada saat itu,” ucapnya.

“Karena dalam kondisi lain, untuk menyalip lebih mudah dari itu. Segalanya adalah pengalaman,” pungkas pembalap Repsol Honda ini.

Laporan tambahan oleh Gabriel Lima

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
1/10

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
2/10

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
3/10

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
4/10

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
5/10

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
6/10

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
7/10

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
8/10

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing crash

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing crash
9/10

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing crashes

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing crashes
10/10

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event GP Argentina
Trek Autodromo Termas de Rio Hondo
Pembalap Marc Marquez
Tim Repsol Honda Team
Tipe artikel Reactions
Topik MotoGP 2018