MotoGP 2017

Pedrosa kecam aksi defensif Rossi saat balapan

Dani Pedrosa mengecam cara Valentino Rossi yang mempertahankan posisinya saat balapan di Aragon. Ia bahkan mengklaim, hampir keluar dari lintasan pada kecepatan 300 km/jam.

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Pedrosa menyerang Rossi untuk posisi ketiga pada Lap 16 dan berhasil menaklukkan pembalap Italia ini di trek lurus.

Namun, ia harus melewati celah kecil antara pembalap Yamaha tersebut dan tepi lintasan, dengan Rossi bergerak ke sisi dalam.

Meski akhirnya berhasil finis kedua, Pedrosa menyebut aksi defensi Rossi tidak adil. “Jika Anda melihat foto balapan, saya benar-benar berada di garis putih,” terangnya.

“Saya di garis putih dan stang saya (mengindikasikan sedikit celah antara jari dan jempol) dari stangnya. Saya tidak melihat ini adalah gerakan yang adil.

“Anda bisa ke kiri, tapi menuju garis, dan membuat pembalap lain keluar dari lintasan pada kecepatan 300 km/jam. Itu bukan hal terbaik.

“Terlalu sempit, terlalu sempit, tidak memberikan ruang untuk pembalap lainnya. Tidak begitu baik, tapi untungnya saya bisa melaju dan menyalipnya pada saat itu dan kemudian terus menuju podium.”

Tertahan di belakang Vinales

Pedrosa menyelesaikan balapan Minggu (24/9) dengan lap tercepat dan kecepatan kuat pada tahap akhir. Ia finis kedua dan terpaut delapan detik dari rekan setim Marc Marquez, pemenang MotoGP Aragon.

Akan tetapi, Pedrosa baru muncul sebagai penantang kuat setelah menghabiskan 12 lap di belakang Maverick Vinales. Ia pun merasa inilah yang membuatnya kehilangan peluang untuk menang.

“Sayangnya, saya terlalu banyak menempuh lap di belakang Maverick, dan saya sedikit berjarak pada awal (balapan),” tutur Pedrosa.

“Tapi kemudian kami meningkatkan kecepatan, dan ketika saya menyalip dia (Vinales), saya benar-benar bisa mengejar grup depan.

“Namun, Marc sudah memimpin dan dia bisa sedikit bermain dengan jarak. Apapun, feeling saya cukup kuat. Saya sangat senang, dan saya merasa telah menjalani balapan terbaik hari ini. Saya (juga) sangat bangga kepada tim.

“Saya bisa katakan, bahwa saya senang, karena ritme di akhir balapan kuat dan saya bisa melakukan aksi menyalip.”

Sementara itu, Marquez sempat khawatir dan mewaspadai Pedrosa jelang berakhirnya balapan.

“Ketika saya mendekati Lorenzo, saya berkata, ‘Oke, ini waktunya untuk menekan dan menjaga kecepatan’, karena saya melihat Dani datang lebih cepat dan lebih cepat,” timpal ujar Marquez.

“Dia (Pedrosa) menekan. Saya melihat di (pit) board dan dia menekan, serta tentu saja, dia mencoba untuk menang.

“Bahkan pada lap terakhir, saya melihat hanya selisih 0,8 detik. Artinya, dia masih percaya (bisa menang). Tapi saya (berhasil) mengelola risiko dengan jarak (keunggulan).”

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
1/12

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
2/12

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
3/12

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
4/12

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
5/12

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing
6/12

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing

Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing
7/12

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
8/12

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
9/12

Podium: second place Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Podium: second place Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
10/12

Podium: second place Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Podium: second place Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
11/12

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
12/12

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event GP Aragon
Trek Motorland Aragon
Pembalap Valentino Rossi , Dani Pedrosa
Tim Repsol Honda Team , Yamaha Factory Racing
Tipe artikel Reactions
Topik MotoGP 2017