Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
MotoGP Dutch GP

Pedrosa: Kepindahan Marquez ke Ducati Sangat Brilian

Dani Pedrosa menganalisis pasar MotoGP. Ia percaya bahwa Marc Marquez telah memenuhi keinginan Ducati.

Jorge Martin, Pramac Racing, Marc Marquez, Gresini Racing

Bursa MotoGP mencapai puncaknya pada Juni lalu, di MotoGP Italia. Drama Ducati yang mengingkari janjinya kepada Jorge Martin dan memberikan kursi kedua untuk Marc Marquez terus jadi sorotan hingga sekarang.

Keputusan itu menimbulkan efek domino terhadap internal Ducati atau tim lain, mulai dari hengkangnya Martin ke Aprilia, Enea Bastianini ke Tech3, Pramac bergabung dengan Yamaha karena tak cocok dengan visi dan misi skuad Borgo Panigale.

Perpindahan ini dan semua konsekuensinya telah dianalisis oleh banyak orang, salah satunya adalah Dani Pedrosa.

"Semua orang harus memilih opsi kedua mereka kecuali Marquez dan Gigi Dall'Igna," adalah salah satu kutipan dari pembalap nomor 26 selama siaran dengan DAZN, sebelum memuji langkah pembalap Cervera. "Marquez berada di Honda dua tahun lalu. Dia berpindah dari tim resmi HRC ke tim resmi Ducati dalam sekejap mata".

Dani Pedrosa, Red Bull KTM Factory Racing

"Kepindahannya itu, memutus kontrak yang telah ia tandatangani dengan Honda, menandatangani kontrak satu tahun dengan Gresini Racing, dan sekarang memiliki motor di tim yang 'bagus', sangat brilian. Sulit untuk hal-hal seperti itu terjadi. Kredit untuk dia dan timnya, dan untuk Ducati, yang memilihnya," lanjutnya.

Namun, kepindahan tersebut memiliki konsekuensi negatif, setidaknya dalam jangka pendek, bagi Martin. Pedrosa berpikir bahwa hal itu bisa menjadi sesuatu yang baik untuk kompatriotnya itu, karena akan sulit untuk berada di tempat di mana dia tidak menjadi favorit para bos.

Baca Juga:

"Wajah 'buruk' jatuh pada Jorge Martin, karena ia tidak hanya tampil sangat baik tahun ini dan tahun lalu, yang memang pantas ia dapatkan. Tapi, dia terdegradasi oleh Enea Bastianini. Apakah itu berita buruk bagi Martin? Ya, sebagian. Ia tak mendapatkan apa yang ia inginkan, yakni Ducati merah, Ducati resmi, motor terbaik di tim saat ini," lanjutnya.

"Tapi, seperti yang dia katakan, jika mereka sudah lama menolak Anda di tempat itu terlepas dari hasil yang Anda raih, saya tak tahu apakah bagus mengambil rute itu meski pada akhirnya mereka memberikannya.

“Jika mereka tidak menginginkan Anda di suatu tempat, itu juga sulit untuk dikelola. Anda harus memiliki mental yang sangat kuat untuk berada di tempat di mana Anda tahu bahwa Anda tidak terlalu diinginkan dibandingkan orang lain.

“Ini akan membuat Anda harus beradaptasi dan mencerna apa yang telah terjadi, namun suka atau tidak suka, dalam jangka panjang, mengetahui bahwa Anda akan pergi ke tempat di mana Anda diinginkan adalah hal yang bagus," jelas pemain asal Catalan ini sebagai penutup.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Hamilton Jajaki Peluang Akuisisi Tim MotoGP
Artikel berikutnya Yamaha Konfirmasi Gardner Gantikan Rins di MotoGP Jerman

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia