Pembalap MotoGP dipaksa pakai kompon ban hard saat latihan

dibagikan
komentar
Pembalap MotoGP dipaksa pakai kompon ban hard saat latihan
Oriol Puigdemont
Oleh: Oriol Puigdemont
Co-author: Jamie Klein
7 Apr 2017 13.07

Para pembalap MotoGP telah diinformasikan, bahwa mereka harus menyelesaikan lima lap beruntun dengan menggunakan kompon ban hard saat sesi Free Practice 1 di MotoGP Argentina.

Setiap pembalap yang tidak mengikuti instruksi ini akan mundur dua baris, atau enam posisi, di grid start untuk balapan pada Minggu (9/4).

Adapun, para pembalap dapat menyelesaikan lima lap di FP1 atau FP2.

Instruksi ini menyusul insiden yang dialami Scott Redding (Pramac Racing), ketika ban belakangnya meledak di FP4. Akibatnya, jumlah lap MotoGP Argentina 2016 dipangkas dan flag-to-flag diterapkan.

Race Direction sendiri akan memastikan kompon ban hard dari Michelin tersedia tahun ini, setelah produsen ban Perancis itu dipaksa memperkenalkan ban cadangan dengan konstruksi kaku pada musim lalu.

Untuk balap akhir pekan ini, Michelin telah membawa empat tipe ban depan – tiga (hard, medium dan soft) yang menggunakan casing sama seperti saat seri pembuka Qatar, dan kompon soft dengan casing lebih kaku.

Tiga opsi itu tersedia untuk ban belakang: hard, medium dan soft.

Artikel MotoGP berikutnya
Lorenzo: Ducati sangat profesional

Artikel sebelumnya

Lorenzo: Ducati sangat profesional

Next article

MotoGP Argentina: Vinales tercepat di FP1, Marquez terjatuh

MotoGP Argentina: Vinales tercepat di FP1, Marquez terjatuh
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Event GP Argentina
Lokasi Autodromo Termas de Rio Hondo
Penulis Oriol Puigdemont
Tipe artikel Breaking news