Penjelasan Alpinestars soal Racing Suit Quartararo Terbuka di Aragon

Benturan keras yang dialami Fabio Quartararo saat kecelakaan di lomba MotoGP Aragon disinyalir menjadi penyebab terbukanya overalls pembalap asal Prancis tersebut.

Penjelasan Alpinestars soal Racing Suit Quartararo Terbuka di Aragon

Kecelakaan yang dialami pembalap tim pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP pada lomba GP Aragon pada Minggu (18/9/2022) pekan lalu membuat banyak orang takut. Terlebih setelah melihat racing suit sang juara dunia MotoGP itu terbuka lagi.

Sebagai catatan, ini kali kedua racing suit El Diablo terbuka setelah menyerempet aspal karena sebelumnya sudah pernah terjadi di Sirkuit Catalunya, Spanyol, tahun lalu. Saat itu, Alpinestars selaku pemasok perlengkapan balap untuk Quartararo juga memberikan penjelasan resmi.

Seusai insiden Quartararo pada lap pertama di Sirkuit MotorLand Aragon, perusahaan asal Italia tersebut langsung melakukan analisis secara menyeluruh.

Sekadar informasi, tahun ini Alpinestars menyuplai Quartararo perlengkapan balap berupa overalls Racing Absolute Leather Suit, kantung udara Tech-Air® RACE Airbag System, sepatu boot balap Supertech R, dan sarung tangan Supertech.

“Setelah bertabrakan dengan bagian belakang sepeda motor lain (Marc Marquez, pembalap Repsol Honda) saat keluar Tikungan 3, Fabio Quartararo terlempar ke depan melewati bagian depan sepeda motornya,” demikian pernyataan resmi Alpinestars.

“Terjatuhnya Quartararo menyebabkan airbag-nya mengembang penuh dengan presisi sebelum tumbukan pertamanya dengan tanah (aspal).”

Baca Juga:

Alpinestars lalu menunjuk bahwa salah satu faktor krusial dalam insiden di Aragon tersebut adalah roda depan Yamaha YZR-M1 yang menghantam dada Quartararo, dan menjadi dampak sekunder.

“Jatuhnya bagian depan sepeda motor diperumit oleh fakta bahwa, setelah Quartararo melakukan kontak dengan tanah dan meluncur dengan punggungnya (dengan ritsleting utuh pada tahap ini), kemudian menerima dampak sekunder yang signifikan, dampak ke daerah dada dengan roda depan motornya sendiri,” kata Alpinestars.

Hasil analisis Alpinestars menyimpulkan bahwa karena airbag yang terisi penuh akibat benturan pertama, setelan menjadi meregang signifikan karena menahan abrasi antara bagian belakang racing suit dan aspal.

“Ketika roda depan motor membentur dada Quartararo, ban menempel pada kulit racing suit dan menekan ritsleting melampaui tingkat apa pun, melebihi ribuan kali terjatuh yang telah kami rekam selama ini,” kata Alpinestars mengklarifikasi apa yang terjadi di Aragon.

Sebagai kesimpulan akhir, Alpinestars menegaskan bila Racing Absolute Leather Suit tetap utuh seusai benturan keras pertama yang dialami Quartararo. Mereka menilai ini sebagai sesuatu yang luar biasa karena insiden yang dialami El Diablo termasuk ekstrem.

“Semua elemen dari setelan itu masih utuh, termasuk semua jahitan dan ritsleting. Tetapi, gigi ritsleting terlepas karena tarikan yang luar biasa besar. Kami sudah memikirkan solusi terkait rancangan racing suit agar ini tidak pernah terjadi lagi,” ucap Alpinestars.

 

 

dibagikan
komentar
Ikut Perburuan Gelar Juara, Aleix Espargaro Justru Rileks
Artikel sebelumnya

Ikut Perburuan Gelar Juara, Aleix Espargaro Justru Rileks

Artikel berikutnya

Fabio Quartararo Belum Anggap Enea Bastianini Ancaman

Fabio Quartararo Belum Anggap Enea Bastianini Ancaman