Ikut Perburuan Gelar Juara, Aleix Espargaro Justru Rileks

Aleix Espargaro mengaku dalam suasana hati yang tenang, alih-alih merasa tertekan karena bersaing melawan Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia.

Ikut Perburuan Gelar Juara, Aleix Espargaro Justru Rileks

Untuk pertama kali sepanjang berkarier di kejuaraan dunia MotoGP, Espargaro menjadi salah satu penantang titel MotoGP 2022. Jika selama ini dianggap sebatas pelengkap grid, maka kini Spaniard berstatus penantang kuat.

Memang baru mengemas satu kemenangan, tetapi kinerja sang pembalap Aprilia terbilang konsisten. Bersama dengan Luca Marini, Espargaro belum sekali pun mencatatkan kegagalan finis alias Did Not Finish (DNF).

Hingga seri Grand Prix Aragon, #41 baru satu kali mencetak hasil buruk, yakni finis ke-11 di Amerika. Sementara penampilan heroiknya saat tercecer dalam barisan belakang, lalu bangkit untuk mengamankan P4 di Assen.

Dengan selisih 17 poin dari Quartararo, serta tujuh poin di belakang Bagnaia, tak pelak nama Espargaro perlu diperhitungkan. Ditambah peningkatan pesat performa RS-GP, dia diprediksi mampu merepotkan duo rivalnya itu.

“Saya harus mengatakan, katakanlah, pada pertengahan musim, ketika saya mulai finis di podium dalam setiap balapan, saya mulai merasakan tekanan karena saya menyadari bahwa saya punya beberapa kesempatan untuk memperjuangkan gelar ini hingga akhir,” tutur Espargaro saat konferensi pers di Motegi, Kamis (22/9/2022).

“Tapi sekarang, saya sedikit lebih santai, saya sangat menikmati tahun ini, dengan keluarga saya ketika saya tidak balapan, juga ketika saya balapan. Setiap menit tahun ini, saya tidak akan pernah lupa dalam hidup saya, jadi inilah mengapa saya merasa santai.

“Saya tahu saya akan memiliki peluang, jadi saya hanya mencoba melakukan hal yang sama seperti yang saya lakukan sejak Qatar. Jangan membuat kesalahan, nikmati sebanyak mungkin, dan rileks.”

Pembalap Aprilia Racing Team, Aleix Espargaro, dalam konferensi pers jelang MotoGP Jepang di Mobility Resort Motegi pada 22 September 2022

Pembalap Aprilia Racing Team, Aleix Espargaro, dalam konferensi pers jelang MotoGP Jepang di Mobility Resort Motegi pada 22 September 2022

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Espargaro lalu ditanya, apakah pengalaman yang dimilikinya akan memberikan keuntungan tersendiri di Motegi. Hal ini mengingat, baik Quartararo maupun Bagnaia, baru sekali berlomba di trek sepanjang 4,8 km tersebut.

Menurut Espargaro, ketika dirinya menonton balapan MotoGP Jepang 2019, Quartararo memperlihatkan kecepatan yang bagus. Di satu sisi, Bagnaia juga menampilkan kinerja tidak kalah baiknya.

“Motornya telah banyak berubah dari tahun 2019. Kami punya banyak item baru di motor. Kami memiliki carcass baru pada ban Michelin. Jadi, saya kira itu akan menjadi hal yang cukup baru bagi semua orang,” ujarnya.

Baca Juga:

Perihal karakter straight-line braking di Sirkuit Motegi, Espargaro mengungkapkan bahwa dia tidak begitu mengkhawatirkan performa tunggangannya. Sebab, itu juga bakal bergantung pada kompon belakang.

Kendati demikian, Espargaro tak menampik padatnya jadwal berpotensi menyulitkan. Rider MotoGP hanya memiliki tiga latihan bebas. Ini setelah Dorna Sports melakukan perubahan demi antisipasi keterlambatan kargo.

“Jadi, saya tidak terlalu khawatir. Sudah lama sejak terakhir kali kami balapan di Motegi. Tapi ini adalah trek yang saya suka dan apa pun bisa terjadi.

“Sepertinya kondisi cuaca tidak akan menjadi yang terbaik, jadi ini benar-benar tentang bagaimana Anda dapat beradaptasi dengan kondisi ini sebaik mungkin.

“Programnya akan berbeda karena kami tidak akan punya FP1 di pagi hari. Jadi akan berbeda, akhir pekan yang rumit.”

*Anda penggemar adu kecepatan dan ingin menonton balapan dunia? Maka bisa memesan tiket melalui tautan Motorsports Tickets di sini 

dibagikan
komentar
Suzuki Bantu Perbaiki Garasi Marc VDS yang Terbakar
Artikel sebelumnya

Suzuki Bantu Perbaiki Garasi Marc VDS yang Terbakar

Artikel berikutnya

Penjelasan Alpinestars soal Racing Suit Quartararo Terbuka di Aragon

Penjelasan Alpinestars soal Racing Suit Quartararo Terbuka di Aragon