Perlakuan Adil Suzuki Bikin Rins Kian Pede

Alex Rins yakin Suzuki akan bertaruh dengan adil kepada dua pembalapnya untuk MotoGP 2021. Pembalap tersebut mengklaim dirinya sebagai penantang gelar juara.

Perlakuan Adil Suzuki Bikin Rins Kian Pede

Sabtu (6/3/2020), Suzuki meluncurkan GSX-RR 2021 di Sirkuit Losail, Qatar, hanya beberapa jam sebelum tes pramusim perdana.

Rins, yang musim lalu bertengger di peringkat ketiga, digadang-gadang sebagai salah satu kandidat juara MotoGP 2021.

Pencapaian apik diraih di paruh kedua, di mana rider Spanyol itu naik podium ketiga di MotoGP Catalunya, juara MotoGP Aragon, runner-up MotoGP Teruel serta MotoGP Eropa. Namun di balik itu, efek cedera kerap mengganggunya.

Rins yang menjalani pemulihan, kini lebih percaya diri menatap musim 2021 karena perlakuan setara dari tim.

“Saya kandidat peraih gelar juara? Ya. Kami akan mencoba membuat jalan kami dan mengebut sejak awal, itu tak mudah dan mungkin sedikit berkurang di Qatar dengan tes lima hari dan dua balapan, yang mana level segala sesuatunya meningkat, tapi saya akan memberikan segalanya, mencoba lebih kencang di semua balapan dan di akhir, kita lihat di mana kami,” tuturnya.

“Targetnya adalah mencoba memenangi kejuaraan. Kami di sini untuk itu. Dengan membantu Joan meraih titel, sekarang saya lebih bernafsu mencapainya sendiri, Anda harus konstan dan itu mungkin kuncinya, agar selalu ada di puncak.

“Saya berharap fokus kepada diri sendiri, kami punya banyak hal yang perlu diuji dan itu tak akan mudah. Sangat berangin dan itu membuat pekerjaan sangat rumit, sebelum menyerang cuaca, kami harus menguji bagian-bagian (motor). Kami mesti hati-hati terhadap angina dan ini tidak akan membingungkan kami saat membandingkan bagian perbagian.”

Rider 25 tahun itu menyadari bahwa kelemahan tim adalah kualifikasi. Mereka tak pernah meraih pole position. Hal ini yang akan diperbaiki tim.

“Tentu, kapan pun kami mampu, kami akan mencoba melakukan lap cepat untuk simulasi kualifikasi, untuk melihat jika kami telah mengklarifikasi empat hal dan kami dapat lebih konsisten pada kualifikasi Sabtu,” RIns menambahkan.

Baca Juga:

Runner-up Moto2 2015 tersebut memilih caranya sendiri untuk meraih sukses. Ia akan berkonsentrasi kepada dirinya dan para lawan di depannya.

“Saya fokus kepada diri sendiri dan memberikan semuanya, tapi ketika ada pembalap lain yang lebih kencang, tentu Anda akan melihat apa yang dikerjakan. Seberapa cepat Fabio Quartararo baru keluar ke trek, seberapa cepat Marc Marquez dalam balapan, Anda melihat orang-orang terbaik untuk belajar dari mereka, tapi lebih baik fokus pada pekerjaan Anda,” ucapnya.

“Kami sudah merencanakannya, tapi sekarang, saya tak tahu kapan kami dapat menguji coba itu.”

Suzuki punya dua pembalap hebat yang siap berjuang mati-matian. Persaingan sehat sangat bagus asalkan tidak berujung seperti kisah Yamaha pada 2015. Kala itu, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo mendominasi podium kemenangan hingga akhir. Akan tetapi, pabrikan garpu tala mendukung salah satu. Rins menjamin tindakan tersebut tak akan terjadi di Suzuki.

“Suzuki selalu adil dan memberi kami berdua sesuatu yang sama. Saya pikir tak mungkin mereka bertaruh pada salah satu pembalap saja atau menginginkan saya menang atau Min menang. Pada akhirnya, itu menjadi kuat, tim kompetitif dan saya yakin mereka bertaruh 50-50 antara kedua pembalap,” tutur Rins.

dibagikan
komentar
Darah Muda Bisa Buat Ducati Lebih Kompetitif

Artikel sebelumnya

Darah Muda Bisa Buat Ducati Lebih Kompetitif

Artikel berikutnya

Hasil Tes MotoGP Qatar: Espargaro Bawa Aprilia Teratas

Hasil Tes MotoGP Qatar: Espargaro Bawa Aprilia Teratas
Muat komentar