Pertanyaan Besar Menanti Duet Ducati di Jerez

Francesco Bagnaia dan Jack Miller harus menghadapi fakta bila Ducati baru sekali memenangi lomba MotoGP di Jerez sejak pertama turun pada 2003.

Pertanyaan Besar Menanti Duet Ducati di Jerez

Sampai balapan ketiga di Portugal lalu, Bagnaia mampu merebut dua podium (P3 di Losail dan P2 di Algarve) untuk berada di P2 klasemen MotoGP. Sementara, Miller baru dua kali finis di posisi kesembilan dan tidak mampu finis pada lomba ketiga di Algarve lalu.

Kendati begitu, keduanya percaya diri mampu merebut hasil lebih baik saat digelarnya lomba keempat di Sirkuit Jerez-Angel Nieto, Spanyol, akhir pekan ini (Jumat sampai Sabtu, 30 April – 2 Mei).

Dari tiga balapan yang sudah digelar, para pembalap Ducati mampu merebut lima dari kemungkinan sembilan finis podium. Pertanyaan besar pun muncul, kapan Ducati segera menang musim ini?

Tantangan berat pun mencuat jika melihat lomba berikutnya akan digelar di salah satu trek legendaris di MotoGP, Jerez-Angel Nieto. Trek dengan panjang 4,424 km dengan 13 tikungan (5 kiri, 8 kanan) tersebut bisa dibilang kurang cocok dengan Ducati.

Loris Capirossi, Ducati Team, Valentino Rossi, Repsol Honda Team

Loris Capirossi, Ducati Team, Valentino Rossi, Repsol Honda Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Bagaimana tidak? Sejak turun penuh di MotoGP mulai 2003, pabrikan asal Borgo Panigale, Bologna, Italia, itu baru sekali menang dan masih satu-satunya di Jerez. Itu pun terjadi 15 tahun lalu (GP Spanyol 2006) lewat Loris Capirossi di atas Ducati Desmosedici GP6.

Bagnaia memang sudah mampu merebut dua podium dari tiga balapan awal MotoGP 2021. Tetapi, dengan motor MotoGP, pembalap Italia itu tidak pernah finis lebih baik daripada P7 di Jerez (GP Spanyol 2020). Kendati begitu Bagnaia datang ke Jerez dengan keyakinan tinggi.

“Setelah finis P2 di Portugal, trek yang menyulitkan saya pada 2020, saya akan datang ke Jerez dengan motivasi dan determinasi tinggi,” tutur pembalap 24 tahun yang bersama Miller baru ditarik ke skuad pabrikan Ducati Lenovo mulai MotoGP 2021.

“Tahun lalu saya sangat kompetitif di Jerez dan kali ini feeling saya lebih kuat. Namun begitu, semua masih harus dilihat seperti apa perkembangan yang kami lakukan di sana.”

Bagnaia menjelaskan, ia kini sangat nyaman berada di tim. Ia juga memuji kinerja seluruh teknisi, mekanik, dan kru. “Jadi, saya yakin kami mampu mendapatkan akhir pekan yang baik saat lomba pada Minggu nanti,” tuturnya.

Baca Juga:

Argumen berbeda diungkapkan Miller terkait lomba GP Spanyol nanti. Setelah operasi lengan bagian dalam (arm pump) dan terjatuh di Portugal, pembalap asal Australia itu ingin menebus kegagalannya dengan merebut hasil bagus di Jerez.

Kendati begitu, hasil lomba MotoGP Miller di Jerez juga kurang memuaskan. Sejak turun di kelas tertinggi pada 2015, torehan terbaik Miller di GP Spanyol adalah finis P4 tahun lalu.

“Saya sudah tidak sabar untuk turun lagi di Jerez. Saya sangat kompetitif di sana tahun lalu,” ujar Miller, yang sebelumnya menjadi salah satu favorit juara dunia MotoGP namun kini hanya menempati peringkat ke-12 klasemen.

“Tiga balapann awal 2021 cukup sulit bagi saya. Tetapi, feeling terhadap Desmosedici semakin bagus. Setelah operasi lengan kanan, saya tidak lagi merasakan nyeri. Karena itulah saya yakin mampu menuai hasil bagus pada lomba nanti.”

Jerez menjadi tuan rumah tetap GP Spanyol mulai 1989, Honda menjadi pabrikan dengan kemenangan terbanyak kelas premier (MotoGP/500 cc) dengan 46 kemenangan. Jika ditotal saat GP Spanyol digelar di Jarama dan Montjuich, Honda mengoleksi 50 podium utama.

Yamaha berada di posisi kedua dengan 35 kali kemenangan GP Spanyol di Jerez. Jika Jarama dan Montjuich dihitung, pabrikan berlogo tiga garpu tala itu mengoleksi 41 kemenangan GP Spanyol. Menjadi 42 jika GP Andalucia 2020 lalu juga termasuk.

dibagikan
komentar
Quartararo Berpeluang Samai Rekor Rossi-Criville

Artikel sebelumnya

Quartararo Berpeluang Samai Rekor Rossi-Criville

Artikel berikutnya

Brivio Jelaskan Komunikasi dengan Pembalap F1 Mirip MotoGP

Brivio Jelaskan Komunikasi dengan Pembalap F1 Mirip MotoGP
Muat komentar