Petronas Yamaha SRT Mulai Cari Pembalap

Setelah Franco Morbidelli dipastikan menggantikan Maverick Vinales di tim pabrikan Yamaha mulai MotoGP 2022, kini Petronas SRT mulai mencari penggantinya.

Petronas Yamaha SRT Mulai Cari Pembalap

Setelah tim pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP resmi menarik Franco Morbidelli dari Petronas Yamaha SRT, Selasa (29/6/2021), kini justru tim satelit Yamaha tersebut yang sepertinya bakal dipusingkan mencari penggantinya.

Morbidelli ditarik Yamaha untuk menggantikan Maverick Vinales yang memutuskan mundur pada akhir MotoGP 2021 atau setahun sebelum kontraknya habis. Yamaha menilai saat ini hanya runner-up MotoGP 2020 itu yang paling tepat menggantikan Vinales.

Yang menjadi pertanyaan, siapa calon pengganti Morbidelli di SRT? Belum lagi jika Valentino Rossi memutuskan mundur pada akhir MotoGP 2021 nanti.

Sejumlah nama pun muncul sebagai opsi bagi SRT. Salah satu yang paling mencuat tak lain Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha with Brixx WorldSBK), pembalap tim pabrikan Yamaha di Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) yang kini berada di peringkat kedua klasemen.

Toprak Razgatlioglu, PATA Yamaha WorldSBK Team

Toprak Razgatlioglu, PATA Yamaha WorldSBK Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Kepada Speedweek.com, mantan juara dunia Supersport yang kini menjadi manajer Razgatlioglu, Kenan Sofuoglu, menegaskan bila pembalapnya akan tetap di WSBK pada 2022 dan 2023.

Kendati begitu, dengan campur tangan Yamaha, bukan tidak mungkin pembalap berbakat asal Turki, 24 tahun, tersebut akan dilepas timnya. Yamaha dipastikan bakal mati-matian membantu SRT sebagai kompensasi tim asal Malaysia tersebut melepas Morbidelli.

Satu nama lain dari WSBK juga diyakini berpeluang memperkuat SRT di MotoGP. Pada GP Belanda di Sirkuit Assen, akhir pekan lalu, pembalap tim satelit Yamaha di WSBK, Garrett Gerloff (GRT Yamaha WorldSBK Team).

Pembalap asal Texas, Amerika Serikat, tersebut memang diminta turun di Sirkuit Assen untuk menggantikan Morbidelli yang absen karena menjalani operasi lutut kiri. Start dari grid ke-22, Gerloff finis di posisi ke-17 pada lomba Minggu (27/6/2021) lalu.

Garrett Gerloff, Petronas Yamaha SRT

Garrett Gerloff, Petronas Yamaha SRT

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Garrett membuat kagum banyak orang,” kata Prinsipal Yamaha SRT Razlan Razali.

Pria asal Malaysia itu pun lantas memberikan nasihat kepada pembalap yang kini berada di peringkat keenam klasemen WSBK tersebut.

“Jangan pernah menyerah untuk mewujudkan mimpi ke MotoGP. Saya yakin akan kembali bertemu dengan Anda dalam waktu dekat,” ucapnya.

Jika salah satu dari Razgatlioglu atau Gerloff pindah ke Kejuaraan Dunia MotoGP, salah satu pembalap yang mungkin bakal diuntungkan adalah Dominique Aegerter, pemenang tiga balapan Kejuaraan Dunia Supersport (WSSP) 2021.

Rekan setim pembalap Indonesia, Galang Hendra Pratama, di Ten Kate Racing Yamaha itu jelas berpeluang besar promosi ke WSBK jika Razgatlioglu atau Gerloff pergi.

Meskipun memiliki tim di Moto2, SRT menilai mempromosikan Jake Dixon maupun Xavi Vierge ke MotoGP juga bukan langkah tepat untuk saat ini, Dixon masih 21 tahun dan masih kesulitan di Moto2. Hal serupa dialami Vierge.

Baca Juga:

Sejatinya, diam-diam Yamaha dan Petronas SRT berharap Valentino Rossi mampu menemukan kembali kecepatannya pada paruh kedua MotoGP 2021 nanti.

Harapan itu semakin besar jika melihat dua lomba awal setelah jeda musim panas, GP Styria dan GP Austria, akan berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring. Dalam empat balapan terakhir di sana, Rossi tiga kali menjadi pembalap Yamaha dengan hasil terbaik.

Di sisi lain, kendati sudah 42 tahun, reputasi juara dunia sembilan kali (125cc 1997, 250cc 1999, 500cc/MotoGP 2001-2005, 2008, 2009) itu tetap menjadi solusi yang menarik bari Petronas SRT.

 

 

dibagikan
komentar
Yamaha-SRT Sepakat, Morbidelli Gantikan Vinales pada MotoGP 2022

Artikel sebelumnya

Yamaha-SRT Sepakat, Morbidelli Gantikan Vinales pada MotoGP 2022

Artikel berikutnya

Rossi Jelaskan Apa Saja yang Mengubah Gaya Balap di MotoGP

Rossi Jelaskan Apa Saja yang Mengubah Gaya Balap di MotoGP
Muat komentar