Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Danilo Petrucci Bosan Hadapi Tekanan Konstan di MotoGP

Setelah Reli Dakar, Danilo Petrucci siap melanjutkan kariernya di MotoAmerica tahun ini. Mantan rider MotoGP itu akan membawa pengalamannya untuk menghadapi tantangan baru.

Danilo Petrucci, Ducati Team

Hanya dalam beberapa bulan terakhir, Danilo Petrucci telah mengambil perubahan radikal dalam karier olahraganya. Ia mengucapkan selamat tinggal pada MotoGP, lalu ambil bagian dalam Reli Dakar dan kini akan bersaing di MotoAmerica Superbike.

Petrucci menjadi pembalap pertama dalam sejarah yang berhasil memenangi race MotoGP dan etape Dakar. Meski perubahan itu agak dipaksakan, ia tidak menyesal sama sekali karena dapat kesempatan untuk mewujudkan salah satu mimpinya.   

“Rencana itu tidak terwujud sampai Agustus tahun lalu, setelah saya mengatakan kepada KTM bahwa suatu hari saya ingin berpartisipasi dalam Dakar. Ini sesuatu yang selalu saya impikan untuk dilakukan, tetapi sejujurnya, saya tidak membayangkan bisa ikut dengan begitu cepat,” ujarnya dilansir Motosan.

Baca Juga:

“Namun, jika melihat ke belakang, saya pikir waktunya tidak mungkin lebih baik lagi (sebab) saya sudah bosan dengan tekanan konstan yang harus dihadapi di MotoGP. Saya sudah tidak lagi merasa senang mengendarai motor, dan saya pikir bisa mendapatkan (kenikmatan) lagi di Dakar.

“Tentu saya tahu itu tidak akan mudah karena waktu yang sedikit antara akhir musim MotoGP (2021) dan awal Reli Dakar (2022). Sangat sulit bagi saya menilai seberapa sulit Dakar sebenarnya. Baru setelah mengalaminya sendiri saya tahu betapa melelahkannya itu. Saya tidak menyangka akan seekstrem itu.”

Perpisahannya dengan MotoGP sangat ditandai dengan tekanan yang dirasakan sang pembalap, yang kini – setelah pengalaman luar biasa di Dakar – akan terjuan ke dalam MotoAmerica bersama Ducati.

Danilo Petrucci, Tech 3 KTM Factory Racing, saat tampil dalam Reli Dakar 2022 kategori motor

Danilo Petrucci, Tech 3 KTM Factory Racing, saat tampil dalam Reli Dakar 2022 kategori motor

Foto oleh: KTM Images

“Saya memiliki karier yang panjang dan sangat bagus di MotoGP, tetapi belakangan saya sudah tidak menikmatinya sebanyak sebelumnya. MotoGP hanya menyenangkan ketika Anda bisa berjuang meraih podium. Jadi langkah baru ini datang pada waktu yang tepat. Saya membutuhkannya,” tutur Petrucci.

“Saya perlu sesuatu yang berbeda untuk mencoba menemukan lagi keseimbangan yang baik antara performa dan kenikmatan. Dengan Reli Dakar, saya merasa telah membuat keputusan tepat dan saya kini saya berharap itu akan sama dengan AMA Superbike (MotoAmerica).

“Sulit untuk mengatakannya sekarang, tetapi saya antusias menghadapi tantangan baru ini. Saya sangat menantikan dan ingin mengetahui seperti apa Amerika Serikat. Saya selalu memiliki ketertarikan dengan negara tersebut,” imbuh pembalap yang akan memperkuat Warhorse HSBK Racing Ducati NYC Team itu.

Danilo Petrucci, Tech3 KTM, beraksi dalam balapan pada musim terakhirnya di MotoGP pada 2021

Danilo Petrucci, Tech3 KTM, beraksi dalam balapan pada musim terakhirnya di MotoGP pada 2021

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Livio Suppo Dikabarkan Bakal Duduki Kursi Manajer Tim Suzuki
Artikel berikutnya Luca Marini Dapat Banyak Ilmu di Sirkuit Mandalika

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia