Petrucci Realistis Tatap MotoGP Italia dan Prancis

Pembalap Tech3 KTM Factory Racing, Danilo Petrucci, sadar sulit baginya untuk mengulang kesuksesan di Le Mans dan Mugello tahun ini.

Petrucci Realistis Tatap MotoGP Italia dan Prancis

Petrucci masih berjuang keras untuk beradaptasi dengan motor KTM, RC16, dalam tiga balapan awal MotoGP 2021. Memasuki seri ketiga di Jerez, pada 2 Mei mendatang, pria asal Italia itu berharap ada peningkatan besar.

Pasalnya, setelah itu balapan akan digelar di tempat yang menjadi favoritnya dan memiliki kenangan indah baginya.

Seperti Grand Prix Prancis, di mana Petrucci meraih kemenangan setelah diragukan oleh banyak orang. Pada 2019, Pria 30 tahun itu memberikan kemenangan kepada Ducati di Mugello yang merupakan balapan kandang bagi keduanya.

Namun, tahun ini, Petrux harus bekerja lebih keras mendapatkan kecepatannya seperti saat di Ducati. Oleh karena itu, ia menargetkan bisa memperjuangkan posisi 10 besar di Jerez sebelum memikirkan untuk naik podium.

“Di Portugal, saya memiliki kualifikasi yang bagus. Tapi, di sana kami alami peningkatan,” kata Petrucci seperti dilansir Speedweek.

“Saya selalu membuat kesalahan di setiap lap kualifikasi. Itu sangat mengganggu. Kami harus meningkatkan area pengereman, itu membuat saya sangat sulit saat menikung.

“Masalah utama kami sejauh ini terdapat pada ban. Kami menjadi yang paling kesulitan jika dibandingkan dengan yang lainnya.”

Baca Juga:

Peningkatan Danilo Petrucci di atas RC16 terlihat dalam tiga balapan pertama. Jika KTM bisa membuat motor yang cocok dengan alokasi ban Michelin di tahun ini, maka para pembalapnya semakin cepat.

“Saya sangat optimistis melakoni balapan, bahkan sebelum start GP Portugal. Tapi saya sangat lambat di sektor trek lurus. Itu sebabnya saya melakukan mode pertahanan,” ujar Petrucci.

“Saya melakukan yang terbaik dan melihat seberapa kompetitifnya saya di beberapa area. Kami harus tetap bekerja keras. Kami juga harus menemukan solusi untuk mengatasi masalah ban depan.

“Saya memiliki pengalaman bertahun-tahun di MotoGP, dan semoga itu bisa membantu KTM dalam menyelesaikan area yang bermasalah.”

Sirkuit Jerez memiliki sektor trek lurus terpanjang dengan jarak 630 meter, atau 400 meter lebih pendek dibandingkan di Losail dan Portimao. Itu membuat Petrucci pede bisa tampil lebih baik di Jerez demi membangun momentum untuk balapan berikutnya di Le Mans dan Mugello.

“Saya merupakan pemenang di dua trek tersebut,” tuturnya ketika ditanya mengenai kesiapannya menghadapi GP Italia dan Prancis.

Danilo Petrucci, KTM Tech3.

Danilo Petrucci, KTM Tech3.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
MotoGP Jerman Buka Peluang Hadirkan 10 Ribu Penonton

Artikel sebelumnya

MotoGP Jerman Buka Peluang Hadirkan 10 Ribu Penonton

Artikel berikutnya

Krisis Kepercayaan Tech3 terhadap Iker Lecuona

Krisis Kepercayaan Tech3 terhadap Iker Lecuona
Muat komentar