Podcast: Andrea Dovizioso Kembali dan Masa Depannya

Konfirmasi verbal dari Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, perihal comeback Andrea Dovizioso langsung mengundang reaksi. Mampukah #04 berperforma kompetitif?

Podcast: Andrea Dovizioso Kembali dan Masa Depannya

Dovizioso merupakan satu dari sekian rider MotoGP yang sarat pengalaman. Sama seperti sesama rekan seniornya, Valentino Rossi dan Cal Crutchlow, pria berusia 35 tahun itu telah menjajal berbagai jenis motor balap Grand Prix yang berbeda. Mulai dari Aprilia, Honda, Yamaha, hingga Ducati.

Tak hanya piawai menggeber kuda besi. Kepribadian yang dimiliki Dovizioso turut mengundang pesona tersendiri. Karakternya yang diam-diam menghanyutkan sering kali membuat para rival sulit menebak. Namun, inilah yang kemudian justru jadi salah satu kekuatan sang pembalap.

Baca Juga:

Bicara soal kembalinya Dovizioso, pastinya banyak pihak yang merasa penasaran, terutama bagaimana performa dia saat turun balapan di sirkuit. Apakah dia akan dilanda kesulitan, atau malah tampil moncer.

Meski skuad Petronas SRT menggunakan Yamaha, tetap saja dia dituntut untuk beradaptasi lagi. M1 yang dulu dengan sekarang sudah jauh berbeda. Ditambah, kuda besi yang bakal dipakainya adalah peninggalan Franco Morbidelli.

Terlepas dari embel-embel ‘Spek A’, YZR-M1 yang akan ditunggangi Dovizioso jelas kalah jika dibandingkan dengan konfigurasi mesin milik Valentino Rossi, di mana The Doctor mendapatkan spek pabrikan.

Namun, bukan berarti Dovizioso nantinya bakal kesulitan sepanjang melibas trek balap. Karena, bukan tak mungkin, dia justru dapat menemukan performa terbaiknya dengan cepat. Apalagi, Yamaha adalah motor yang cenderung mudah dikendarai.

Andrea Dovizioso

Andrea Dovizioso

Foto oleh: Red Bull Content Pool

Kemudian, tentang kondisi fisik. Rasanya sudah tidak perlu lagi meragukan tubuh Dovizioso. Walau vakum dari hingar bingar kejuaraan dunia Grand Prix, tiga kali runner-up MotoGP itu masih terlihat begitu bugar.

Ya, Dovizioso tetap aktif terlibat dalam berbagai aktivitas yang berhubungan dengan balapan dan motor. Di antaranya seperti rutin latihan motocross, juga membantu Aprilia untuk mengembangkan RS-GP.

Yang pasti, Dovizioso comeback merupakan hal yang patut dinanti. Pasalnya, dia bakal tandem dengan Rossi. Sejak era MotoGP mulai diperkenalkan pada 2002 silam, belum pernah keduanya saling berbagi garasi.

Pembahasan lengkap mengenai kembalinya Andrea Dovizioso di MotoGP dapat didengar melalui player yang ada di bawah naskah ini. Selain itu, podcast 'Motorsport.com Indonesia' juga bisa diakses lewat Spotify dan Apple Podcast.

 
dibagikan
komentar
Jelang MotoGP Aragon, Maverick Vinales Berharap Temukan Performa Terbaik
Artikel sebelumnya

Jelang MotoGP Aragon, Maverick Vinales Berharap Temukan Performa Terbaik

Artikel berikutnya

Gabung Aprilia Sangat Berisiko bagi Maverick Vinales

Gabung Aprilia Sangat Berisiko bagi Maverick Vinales
Muat komentar