Podcast: Marquez Menang Bukan Cuma karena Beruntung

Kemenangan Marc Marquez dalam MotoGP Jerman cukup mengejutkan meski ia memiliki rekor perfek di Sachsenring. Apakah rider Repsol Honda itu sekadar beruntung dan bagaimana peluangnya di Assen? Semua dibahas dalam podcast episode terbaru Motorsport.com Indonesia.

Podcast: Marquez Menang Bukan Cuma karena Beruntung

Untuk diketahui, Marc Marquez punya rapor fantastis di Sirkuit Sachsenring. Dalam 10 lawatan terakhir di trek yang jadi venue Grand Prix (GP) Jerman itu, ia selalu menang. Sejak berada di kelas premier, The Baby Alien selalu naik podium utama.

Tetapi, kondisi fisik yang belum 100 persen setelah mengalami cedera lengan kanan musim lalu membuat pembalap Repsol Honda itu diragukan dapat melanjutkan rekornya di Sachsenring tahun ini. Marquez pun mengatakan tidak menargetkan kemenangan dalam GP Jerman 2021.

Faktanya, sang rider sanggup membuat publik MotoGP terkesan. Marquez tampil luar biasa untuk meraih kemenangan emosional sekaligus menjaga statusnya sebagai 'Raja Sachsenring'. The Baby Alien finis terdepan dengan keunggulan lebih dari 1,5 detik dari Miguel Oliveira.

Banyaknya tikungan kiri di Sachsenring dianggap memudahkan Marquez tampil maksimal. Ditambah hujan yang sempat turun pada lap-lap awal makin membuatnya di atas angin. Namun bila menarik ke belakang sebelum race, sinyal bahwa ia akan tampil kuat sudah terlihat.

Baca Juga:

Selama tes MotoGP di Catalunya, dua pekan sebelum GP Jerman, Marquez merupakan pembalap yang terbanyak melakukan putaran, total 87 lap. Ia juga mencoba beberapa hal dengan motor RC213V.

Selain itu, sejak latihan bebas pertama hingga kualifikasi waktu serta kecepatan lap Marquez cenderung stabil dan tidak banyak melakukan kesalahan. Artinya, pembalap 28 tahun itu memang benar-benar mempersiapkan diri demi tampil sempurna dalam race di Sachsenring.

Namun tentu terlalu dini untuk mengatakan bahwa Marquez telah kembali (ke bentuk terbaiknya) sebab masih perlu dilihat lebih jauh bagaimana konsistensi performanya. Yang pasti, ia telah berprogres sejak comeback di Portugal dan perlahan mampu melupakan traumanya.

Ini terlihat di trek. Juara dunia MotoGP enam kali itu mulai dapat feeling lagi dengan motor dan sudah lebih berani ambil risiko. Buktinya dalam tiga balapan terakhir sebelum GP Jerman, ia sempat mampu bersaing walaupun akhirnya crash.

Miguel Oliveira, Red Bull KTM Factory Racing, Marc Marquez, Repsol Honda Team, Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Miguel Oliveira, Red Bull KTM Factory Racing, Marc Marquez, Repsol Honda Team, Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Kemenangan Marquez membuat Honda termotivasi. Rekan setimnya, Pol Espargaro, juga mengatakan bahwa kesuksesan di Sachsenring memberikan energi ekstra baginya untuk bisa lebih baik lagi.

Yang juga tak kalah mengejutkan dari GP Jerman adalah performa buruk Maverick Vinales. Sejak ganti crew chief, rider Monster Energy Yamaha itu belum mampu tampil sesuai ekspektasi. Top Gun finis paling belakang di Sachsenring.

Selanjutnya, MotoGP akan berlanjut di Assen, Belanda, akhir pekan ini. Peluang Marquez untuk melanjutkan performanya sangat besar. Namun pemuncak klasemen, Fabio Quartararo, diprediksi akan merespons setelah belum lagi meraih kemenangan dalam dua race terakhir.

Pembahasan lengkap tentang kemenangan Marquez hingga prediksi MotoGP Belanda dapat didengar melalui player yang ada di bawah naskah ini. Selain itu, podcast 'Motorsport.com Indonesia' juga bisa diakses lewat Spotify dan Apple Podcast.

 
dibagikan
komentar
Livio Suppo: Honda Terlalu Banyak Lakukan Kesalahan
Artikel sebelumnya

Livio Suppo: Honda Terlalu Banyak Lakukan Kesalahan

Artikel berikutnya

Gantikan Morbidelli, Gerloff Debut MotoGP Belanda

Gantikan Morbidelli, Gerloff Debut MotoGP Belanda
Muat komentar