Podcast: MotoGP Indonesia Diundur dan Pekerjaan Rumah Sirkuit Mandalika

Kendati penyelenggaraan MotoGP Indonesia di Mandalika Internasional Street Circuit diundur ke Maret 2022, pengelola sirkuit tetap bekerja keras agar dapat menggelar World Superbike (WSBK) pada 14 November 2021.

Podcast: MotoGP Indonesia Diundur dan Pekerjaan Rumah Sirkuit Mandalika

Dalam dua tahun terakhir, topik tentang pembangunan Sirkuit Mandalika selalu menjadi perbincangan hangat. Harapan pencinta balap motor untuk menonton langsung kejuaraan dunia Grand Prix pun terbentang lebar.

Terakhir kali rombongan sirkus MotoGP menyambangi Indonesia pada 1996 dan 1997 silam. Kala itu, Sirkuit Internasional Sentul yang berada di Bogor, Jawa Barat didapuk sebagai tuan rumah.

Namun, krisis moneter membuat gelaran internasional tersebut pindah ke Sirkuit Shah Alam, Malaysia, yang kemudian diambil alih Sepang sejak 1999 dan berlangsung hingga sekarang.

Usai kegagalan Sentul serta Jakabaring membawa MotoGP ke Indonesia pada 2015 dan 2018, kini Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) melalui Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bertekad menghadirkan kembali balap Grand Prix di Tanah Air.

Baca Juga:

Sejak akhir 2019, pembangunan Sirkuit Mandalika telah dikerjakan, dengan target menjadi tuan rumah pada 2021. Akan tetapi, kunjungan perwakilan Dorna Sports dan FIM akhirnya memutuskan, bahwa gelaran MotoGP Indonesia diundur tahun depan.

Pun demikian, jika MotoGP dapat menggelar event di Asia Tenggara jelang akhir 2021, upaya akan dilakukan untuk mengadakan tes di Mandalika International Street Circuit selama periode waktu tersebut. Hal ini guna mengantisipasi masuknya trek dalam kalender 2022.

Dengan mundurnya penyelenggaraan MotoGP Indonesia, target baru MGPA sekarang adalah memastikan Sirkuit Mandalika bisa melangsungkan event kejuaraan WSBK, serta Asia Talent Cup (ATC), pada 14 November mendatang.

Membahas soal sirkuit calon tuan rumah MotoGP, tentu harus diingat bahwa ada sejumlah faktor krusial yang perlu diperhatikan MGPA. Bukan hanya tentang pengaspalan permukaan lintasan, melainkan keberadaan bandara dan rumah sakit.

Akses masuk-keluar bandara akan sangat menentukan penilaian Dorna Sports apakah Sirkuit Mandalika dapat menjamin pengiriman logistik berjalan lancar, tanpa terhalang kendala satu pun.

Begitu pula tentang rumah sakit. Dalam regulasi FIM Standards for Circuits, telah ditetapkan, bahwa sebuah sirkuit yang menyelenggarakan kejuaraan dunia balap motor, harus tersedia rumah sakit yang memiliki unit trauma dan luka bakar.

Tetapi yang terutama adalah trek tersebut sudah dinyatakan oleh FIM lolos homologasi, untuk nantinya mendapatkan grade lisensi sirkuit.

Selain itu, faktor lain tidak kalah pentingnya adalah pelatihan Marshal. Mereka yang nantinya ditugaskan harus menunjukkan profesionalisme, dan tentunya kecakapan dalam menjalankan tanggung jawab selama event.

Untuk membahas lebih lanjut perihal MotoGP Indonesia dan Sirkuit Mandalika, tim Motorsport.com Indonesia telah merangkumnya dalam podcast di bawah ini.

 
dibagikan
komentar
Kembali Balapan Sudah seperti Kemenangan bagi Marquez

Artikel sebelumnya

Kembali Balapan Sudah seperti Kemenangan bagi Marquez

Artikel berikutnya

Formula 1 dan MotoGP Kenang Fausto Gresini

Formula 1 dan MotoGP Kenang Fausto Gresini
Muat komentar