Pol Espargaro: Honda Jangan Dulu Pikirkan Motor 2022

Pol Espargaro menganggap hal terpenting bagi Honda sekarang adalah mengatasi masalah musim ini sebelum berpikir tentang merancang motor untuk musim depan.

Pol Espargaro: Honda Jangan Dulu Pikirkan Motor 2022

Pada musim pertamanya sebagai pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro telah mengalami kesulitan yang tidak dilihatnya selama tes musim dingin, di mana ia salah satu yang paling menonjol.

Namun karena beberapa alasan, performa kuat yang diperlihatkan Espargaro selama tes pramusim tidak berlanjut ketika MotoGP 2021 resmi bergulir di Qatar, akhir Maret lalu.

Faktanya, hasil terbaik pengguna RC213V nomor #44 itu adalah posisi kedelapan yang diraihnya tepat saat debut dengan Honda di Losail dan pada balapan Flag-to-Flag Grand Prix (GP) Prancis.

Sembari Pol Espargaro beradaptasi dengan cara kerja Honda, yang sangat berbeda dari filosofi tim terdahulunya, KTM, pabrikan Jepang itu berupaya melurukan prototipe yang sempat terhenti saat Marc Marquez cedera pada putaran pertama MotoGP 2020.

Sembilan bulan absen dari trek, ditambah konsekuensi fisik yang masih ditanggungnya, membuat Marquez, sebagai rujukan utama Honda, tak bisa mengembangkan RC213V. Akibatnya evolusi motor yang terhenti.

Meskipun Marquez sukses menang dalam MotoGP Jerman, ia menjelaskan bahwa layout unik trek di Sachsenring serta hujan dadakan yang turun saat race sangat membantu performanya.

Sementara itu, bagi Pol Espargaro yang menempati posisi ke-12 dalam klasifikasi umum, dengan total 41 poin dalam sembilan balapan, situasinya pun tidak mudah. Ia berharap Honda fokus.

Baca Juga:

Polyccio ingin timnya menyelesaikan masalah-masalah mereka musim ini, termasuk minimnya traksi, sebelum mulai berpikir merancang motor untuk musim 2022. Baginya itu lebih krusial.

"Saya tak berpikir kami dapat bekerja di tahun depan jika tidak memperbaiki problem saat ini lebih cepat. Pekerjaan di masa depan dimulai dengan pembenahan musim ini," kata Espargaro kepada Motorsport.com.

"Kami harus memahami masalah apa yang terjadi, mengapa hal itu sampai terjadi dan bagaimana mengatasinya. Anda tidak dapat membangun motor dari awal tanpa terlebih dulu menyelesaikan masalah yang ada."

Jika ada yang berpihak pada Honda, itu adalah engine freeze (pembekuan mesin) yang diperkenalkan pada awal 2020, sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Hal itu akan menawarkan mereka kebebasan total intervensi pada motor 2022. Pol Espargaro pun sadar bahwa Honda pastinya siap memaksimalkan hal tersebut demi mengembalikan kejayaannya.

"Tentu Honda sedang mempersiapkan motor baru dan mungkin memiliki 50 jalur kerja yang berbeda. Tetapi itu tidak berarti motor akan bekerja sesuai ekspektasi," tutur Polyccio.

"Jika kami mampu membalikkan keadaan (musim ini), motor tahun depan akan bekerja sejak hari pertama, tanpa harus berjuang hingga akhir musim seperti yang terjadi saat ini."

Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Dovizioso Merasa seperti Bukan Pensiunan MotoGP
Artikel sebelumnya

Dovizioso Merasa seperti Bukan Pensiunan MotoGP

Artikel berikutnya

Gelaran MotoGP Thailand Kemungkinan Batal

Gelaran MotoGP Thailand Kemungkinan Batal
Muat komentar