Espargaro: Lima Podium bersama KTM dalam Semusim seperti Mimpi

Pembalap andalan KTM Pol Espargaro menegaskan lima podium yang didapatkannya sejauh ini di MotoGP 2020 dengan RC16, seperti mimpi.

Espargaro: Lima Podium bersama KTM dalam Semusim seperti Mimpi

Pria asal Spanyol itu kembali memaksimalkan potensi RC16 untuk mendapatkan podium pada dua balapan di Sirkuit Ricardo Tormo. Meski belum meraih kemenangan, Espargaro mengaku puas dengan pencapaiannya sejauh ini.

Sejak bergabung dengan KTM pada 2017, Espargaro memiliki kontribusi besar dalam pengembangan RC16 menjadi sebuah motor yang dapat memperjuangkan kemenangan.

Namun, pria 29 tahun itu masih mengincar kemenangan pertamanya bersama KTM dan itu menjadi tujuan utamanya di Portimao.

Bagaimanapun, Espargaro mengatakan bahwa dirinya tidak menyangka bisa membawa RC16 menjadi salah satu penantang podium, meski baru berusia empat tahun.

"Dalam sembilan balapan terakhir, saya mendapatkan lima podium. Ini terasa tidak nyata," kata Espargaro.

"Rasa benar-benar seperti sebuah mimpi setelah empat tahun bekerja keras untuk itu, dan bisa mendapatkannya sungguh terasa tidak nyata.

"Kami sangat bangga, terutama di balapan beruntun yang mana semua orang mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Para pembalap mengenal baik trek di segala kondisi dan semua orang mencapai batas mereka.

"Mendapat hasil positif dalam dua balapan beruntun sangatlah penting. Itu berarti kami bagian dari tim dengan paket yang bagus. Itu juga menunjukkan bahwa kami bekerja dengan baik dan melakukan banyak hal bagus.

"Sungguh, benar-benar membanggakan atas apa yang telah kami capai.

"Kami sekarang berada di posisi yang bagus dalam klasemen, tak terlalu jauh dari pembalap teratas. Tapi kami juga tak terlalu jauh dari Jack Miller yang berada di belakang saya, yang berarti kami harus tetap berjuang. Sungguh membanggakan atas apa yang telah kami lakukan. Saya sangat senang."

Baca Juga:

Espargaro hampir kehilangan podium ketika dirinya disalip oleh Takaaki Nakagami di Tikungan 14. Tetapi pria asal Jepang itu terlalu cepat masuk ke tikungan dan kehilangan daya cengkeram ban depan yang membuatnya terjatuh.

Pembalap berjuluk Polyccio itu menegaskan bahwa dirinya beruntung bisa terhindar dari insiden tersebut karena jaraknya sangat dekat.

"Ya, hampir saja," kata Espargaro ketika diminta Motorsport.com untuk  menjelaskan apa yang ada di pikirannya ketika Nakagami terjatuh.

"Saya pikir di sepanjang lap saya berusaha mengejar Franco Morbidelli dan Miller. Saya mengambil risiko besar di Tikungan 14, tapi itu salah satu area terkuat saya di trek.

"Ketika Taka menyalip dari dalam saya berkata, 'Baiklaj, tunjukkan kepada saya apa yang bisa Anda lakukan'.

"Ketika dia masuk dari dalam, dia berusaha untuk tetap berada di jalur yang sama demi mencegah saya kembali menyalipnya saat keluar tikungan. Dia sangat kuat ketika menyalip saya, tapi dia terlalu cepat, kemudian dia terjatuh.

"Masalah muncul seletah itu, saya kehilangan satu detik di lap tersebut karena menghindari insiden dan tentu saja saya berasa beruntung. Saya tidak percaya dan saya juga kehilangan setengah detik di lap berikutnya karena agar grogi."

 
dibagikan
komentar
Karier Berliku Davide Brivio, dari Wartawan Paruh Waktu sampai Manajer Tim

Artikel sebelumnya

Karier Berliku Davide Brivio, dari Wartawan Paruh Waktu sampai Manajer Tim

Artikel berikutnya

Pergelangan Tangan Cedera, Marquez Kesulitan Finis Balapan

Pergelangan Tangan Cedera, Marquez Kesulitan Finis Balapan
Muat komentar