Pol Espargaro Merasa Honda Cerminan Kesuksesan di MotoGP

Pembalap baru Repsol Honda, Pol Espargaro, meluapkan rasa bahagianya karena bisa menjadi bagian dari tim yang memiliki sejarah besar di MotoGP.

Pol Espargaro Merasa Honda Cerminan Kesuksesan di MotoGP

Pada 1 Januari 2021, Pol Espargaro resmi menjadi pembalap Honda, dan akan bertandem dengan Marc Marquez.

Menjalani sesi foto dengan Honda untuk pertama kalinya pada beberapa pekan lalu, Polyccio - julukannya - mengatakan bahwa bergabung ke pabrikan Jepang adalah mimpi terbesarnya.

Espargaro juga mengungkapkan kerja keras yang dilakukannya untuk bisa menggunakan seragam Repsol Honda.

Namun, menjadi bagian dari Honda juga berarti ada tanggung jawab besar dan itu tidak menghalangi Espargaro untuk tampil cepat di atas RC213V.

“Menggunakan warna ini (oranye, putih, biru, merah) rasanya sungguh luar biasa. Saya telah melihat pembalap terbaik memenangi banyak balapan dan gelar dengan warna ini. Warna ini mencerminkan kemenangan bagi saya,” kata Espargaro kepada HRC.

“Ini berarti Anda memiliki segalanya dalam genggaman tangan Anda. Itu juga berarti Anda berada di tempat yang diinginkan setiap pembalap untuk meraih kesuksesan dan di mana semua pembalap ingin mengakhiri kariernya.

“Sejak saya balapan di 125cc, Moto2 dan bahkan di MotoGP, tim ini rutin berada di podium. Melihat nomor balap Anda digunakan dalam kelir ini sungguh luar biasa. Ini sesuatu yang super spesial.”

Pembalap berusia 29 tahun itu lalu menambahkan, dia tak pernah menyesal meninggalkan KTM dan bergabung dengan Honda.

“Ketika Anda membayangkan menggunakan warna ini atau mengendarai motor seperti ini dan akhirnya Anda mencapai kesuksesan, itu luar biasa. Anda telah menggapai impian. Saya berhasil mewujudkan mimpi saya,” kata Espargaro.

Baca Juga:

Keputusan bergabung dengan Honda dianggap sebagai langkah berani karena sejauh ini, potensi RC213V hanya bisa dimaksimalkan oleh Marquez.

Itu terlihat pada performa tim berlogo sayap tunggal tersebut sepanjang MotoGP 2020, di mana mereka bahkan tidak mampu meraih kemenangan dan hanya meraih dua podium.

Bahkan, Jorge Lorenzo menyerah untuk menaklukkan RC213V dan memilih pensiun di akhir 2019, saat kontraknya bersama Honda masih menyisakan satu musim.

“Sejak awal saya sudah yakin dengan apa yang saya inginkan, ke mana saya ingin pergi dan di mana saya ingin berada. Saya ingin melihat kemampuan diri sendiri dan mengetahui apakah saya mampu melakukannya,” tutur Espargaro.

“Cara terbaik untuk melakukannya adalah bergabung bersama tim terbaik di dunia, dengan motor terbaik di grid dan bertandem dengan pembalap terbaik di dunia.

“Saya pikir ini adalah waktu terbaik dalam karier saya untuk bergabung dengan Repsol Honda. Berada di tempat yang Anda inginkan pada waktu yang tepat, berarti memenuhi impian Anda. Oleh karena itu, saya tak ragu untuk mewujudkan mimpi.”

Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Foto oleh: Repsol Media

Setelah melihat RC213V dari dekat dan menungganginya, Espargaro baru menyadari ada perbedaan besar dengan motor lainnya.

“Saya sudah berkali-kali melihat motor melalui foto dan video, sekarang saya melihatnya secara langsung. Secara fisik, motor ini cukup kecil. Motor juga terasa lebih pendek, di mana Anda bisa mengaturnya sesuai yang Anda inginkan. Motor seperti ini cenderung sulit dikendalikan. Tapi saya menyukai yang seperti itu,” ucapnya.

“Anda harus bisa mengendalikan motor. Terkadang, Anda harus melakukan satu atau dua hal yang tidak disukai motor. Itulah cara saya. Saya suka pengereman telat (late braking) dan saya telah melihat setiap pembalap Honda melakukan itu, bahkan sangat agresif. Ini menguntungkan saya.”

dibagikan
komentar
Petrucci: Ducati Tak Percaya pada Saya

Artikel sebelumnya

Petrucci: Ducati Tak Percaya pada Saya

Artikel berikutnya

Pedrosa Berlatih dengan Putra Legenda Motocross

Pedrosa Berlatih dengan Putra Legenda Motocross
Muat komentar