Pol Espargaro Sempat Tak Siap Debut bersama Honda

Pol Espargaro mengungkapkan fakta baru, bahwa dirinya belum siap mengendarai Honda pada seri pembuka MotoGP Qatar 2021, akibat minimnya tes pramusim.

Pol Espargaro Sempat Tak Siap Debut bersama Honda

Meninggalkan KTM untuk bergabung dengan Honda menjadi keputusan besar bagi Espargaro, yang padahal sebenarnya mulai menunjukkan peningkatan besar dengan pabrikan Austria itu.

Berharap bisa langsung tampil cepat, pembalap berusia 30 tahun itu ternyata malah kesulitan menggeber RC213V. Sebab, ia minim menjalani program pengujian.

Pandemi Covid-19 yang belum mereda membuat MotoGP memutuskan untuk memangkas jadwal tes. Hal ini demi menghindari banyaknya aktivitas para anggotanya di luar ruangan.

Honda RC213V 2021 tidak memiliki daya cengkeram yang bagus pada ban belakang, menyebabkan para pembalap skuad berlogo sayap tunggal kesulitan saat keluar tikungan.

Karena masalah itulah, Polyccio pun menjadi tidak bisa menggunakan rem belakang sesuai dengan keinginannya.

Sepanjang musim ini, Espargaro telah meraih pole position di Silverstone dan meraih podium kedua di MotoGP Emilia Romagna. Tapi, itu bukan berarti dirinya sudah cocok dengan motor dan memahami bagaimana cara mengendarai RC213V.

“Pada dasarnya, pengalaman saya di MotoGP masih setengah jalan, ini sangat penting,” kata Espargaro.

“Terutama ketika Anda menggunakan motor yang berbeda, level di MotoGP sekarang fantastis, super, super tinggi.

“Jadi, Anda tidak memiliki banyak waktu untuk mengatakan telah beradaptasi, atau Anda tidak memiliki waktu untuk tes, sekarang tidak banyak kesempatan untuk Anda tes.

“Kami menghadapi balapan pertama di Qatar dengan penuh ketidaksiapan, dengan beberapa lap di Losail saat tes dan beberapa lap di atas motor.

“Jadi, sebenarnya saya tidak siap debut bersama Honda. Untuk itu, saya harus mencari tahu bagaimana mengendarai motor sepanjang akhir pekan balap, yang mana itu sangat, sangat menyulitkan.

“Ditambah Anda memiliki banyak tekanan, Anda ingin menampilkan yang terbaik. Tapi Anda mengalami kecelakaan, Anda tidak punya waktu untuk memahami motor.”

Baca Juga:

Pol Espargaro hanya mendapat kesempatan untuk melakukan tes di atas RC213V pada dua tes pramusim yang semuanya digelar di Sirkuit Losail, Qatar.

Biasanya, MotoGP menggelar tes setelah musim berakhir dan dua tes berikutnya digelar di sirkuit yang berbeda, sehingga pembalap dengan tunggangan baru dapat beradaptasi lebih baik.

“Kami sangat mengandalkan tes singkat sebagai uji coba yang sangat penting bagi kami,” ujarnya.

“Sepanjang tes di tahun ini, terutama dari pertengahan tahun hingga akhir, kami benar-benar meningkatkan motor, kami benar-benar meningkatkan set-up dan saya mulai merasa jauh lebih baik di atas motor.

“Pastinya, jika kami dapat memiliki pengalaman seperti ini di awal tahun, misalnya balapan di Portimao sebagai seri pembuka, tahun ini akan jauh lebih mudah dan berbeda.

“Tetapi pada akhirnya beginilah adanya. Kami tidak bisa kembali ke masa lalu, kami harus menghadapinya.

“Hal bagusnya adalah kami mengakhiri musim dengan pole position dan podium, kami berjuang untuk posisi lima besar di balapan terakhir dan ini adalah sesuatu yang hebat.”

Espargaro mengakhiri musim di peringkat ke-12 klasemen akhir dengan mengoleksi 100 poin. Ia terpaut 42 angka dari Marc Marquez yang melewatkan empat seri.

Setelah tes di Jerez, Espargaro merasakan langkah positif yang dilakukan Honda dengan motor 2022. Ia mencatat RC213V model terbaru memiliki daya cengkeram ban belakang lebih baik dibandingkan pendahulunya.

Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar

Video terkait

Darryn Binder Gambarkan Sulitnya Kendalikan Motor MotoGP
Artikel sebelumnya

Darryn Binder Gambarkan Sulitnya Kendalikan Motor MotoGP

Artikel berikutnya

The Bend Pantas Menggelar MotoGP

The Bend Pantas Menggelar MotoGP
Muat komentar