Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Pro pada Pembalap, Pol Espargaro Tak Suka Lihat Opera Sabun Ducati

Cara Ducati menangani pemilihan pembalap untuk posisi kedua di tim pabrikan tidak dapat diterima oleh Pol Espargaro.

Marc Marquez, Gresini Racing, Jorge Martin, Pramac Racing.

Ducati akhirnya menentukan pembalap untuk MotoGP 2025. Marc Marquez akan berduet dengan juara dunia bertahan Francesco Bagnaia, yang telah menandatangani perpanjangan kontrak sebelum awal musim.

Namun, pemilihan Marquez didahului oleh sebuah opera sabun. Pembalap berusia 30 tahun asal Cervera ini bersaing dengan Jorge Martin untuk memperebutkan posisi di tim pabrikan. Pabrikan Borgo Panigale tampak labil dengan keputusannya.

Sebelum GP Italia, tim masih mengunggulkan rider Pramac. Tapi pada Minggu di Mugello, Ducati akhirnya memilih juara MotoGP enam kali.

Cara Ducati menangani masalah ini tidak disukai oleh pembalap penguji KTM, Pol Espargaro.

"Secara pribadi, saya sama sekali tidak suka dengan adegan Ducati di Mugello terkait pemilihan pembalap," kata pembalap Spanyol itu dalam siniar Por Orejas dari Motorsport.com edisi Spanyol.

Baca Juga:

"Saya berada di pihak para rider dan saya tahu kecemasan yang mereka alami. Ini juga berlaku untuk pembalap yang dipilih. Semua tekanan, semua omong kosong di media. Dan satu-satunya yang mengalami hal ini adalah pembalap yang harus mengendarai motor dan melaju dengan kecepatan 360 kilometer per jam.

“Hal ini dapat memengaruhi keputusan yang ia buat karena ia jelas memikirkan masa depan jangka pendeknya. Paling lama enam bulan ke depan. Saya pikir tidak ada gunanya Ducati menunda keputusan itu begitu lama, karena pembalap mereka sangat bagus dan mereka tidak pantas mendapatkan ini."

Dengan demikian, Ducati akan memulai musim MotoGP 2025 dengan Bagnaia dan Marquez. Sementara itu, Martin juga telah menemukan tempat berlindung di MotoGP.

Pembalap Pramac saat ini tidak akan lagi mengendarai Ducati pada 2025, tetapi akan membalap untuk tim pabrikan Aprilia. Rekan setim Bagnaia saat ini, Enea Bastianini, juga telah menemukan tempat baru untuk tahun depan.

Pembalap Italia itu akan bergabung dengan KTM Tech3, di mana ia akan bergabung dengan tim Maverick Viñales. Ia baru saja pindah dari Aprilia, jadi masih belum jelas siapa rekan setim Martín nantinya.

Masih ada tanda tanya di balik personel tim pelanggan Ducati. Bagaimanapun, diketahui bahwa Fermín Aldeguer akan mengendarai motor terbaru Desmosedici GP, tetapi masih belum jelas di tim mana ia akan bergabung. Pramac saat ini memiliki motor pabrikan tersebut, tetapi Yamaha ingin bekerja sama dengan skuad Paolo Campinoti.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Pertandingan Tinju Lorenzo dan Pedrosa Akan Digelar Pekan Ini
Artikel berikutnya Belum Ada Kapten, KTM Ingin Pembalap Berebut di MotoGP 2025

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia