Potensi Hujan Deras, Rider MotoGP Tak Masalah GP Styria Ditunda

Para pembalap MotoGP terus memonitor ramalan cuaca setelah hujan deras diprediksi akan turun mengguyur Red Bull Ring, venue Grand Prix Styria, hari Minggu (8/8/2021). Mereka cemas jika ramalan itu benar terjadi.

Potensi Hujan Deras, Rider MotoGP Tak Masalah GP Styria Ditunda

Sirkuit Red Bull Ring sudah sering menjadi bahan diskusi terkait keamanannya untuk menggelar balapan, khususnya MotoGP, beberapa tahun terakhir. Musim lalu, trek di Spielberg, Austria itu diguncang crash fatal antara Johann Zarco dan Franco Morbidelli.

Selain memiliki sektor yang berbahaya, Tikungan 3, ada juga kekhawatiran lain, yakni apabila sirkuit diguyur hujan. Layout trek membuatnya sangat mungkin memuculkan genangan air. Bahkan jika curahnya tinggi bisa membentuk aliran seperti sungai.

Pembalap Repsol Honda Marc Maarquez menyatakan mustahil untuk tetap balapan di Red Bull Ring jika turun hujan lebat. Pasalnya, trek yang basah plus genangan air akan membuat kondisinya menjadi lebih berbahaya untuk para rider.

Baca Juga:

"Jika (hujan) jatuh dengan deras, maka tidak mungkin balapan di sini. Akan ada banyak aliran air seperti sungai di trek. Namun jika tidak terlalu deras, maka masih memungkinakan (untuk balapan)," tutur Marquez.

Pada hari Jumat (6/8/2021) lalu, juara bertahan MotoGP dari Tim Suzuki Ecstar Joan Mir sudah mengisyaratkan bahwa hujan di Red Bull Ring bisa menjadi masalah bagi para pembalap.

"Ini bisa berbahaya (jika hujan), terutama di tikungan pertama. Sektor itu sangat licin dan jelas berbahaya, tetapi Tikungan 3 juga sangat sulit. Jika Anda crash akan jadi masalah bagi Anda dan pembalap lain. Dalam rombongan, kondisi basah pasti berbahaya," kata Mir.

Masalah keamanan balapan GP Styria diangkat pada pertemuan Komisi Keamanan pada hari Jumat. Terakhir kali race MotoGP ditunda akibat hujan terjadi pada 2018 di Sirkuit Silverstone, Inggris. Meski kondisi aspal juga jadi pertimbangan ketika itu.

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

"Prakiraan cuaca terlihat sangat mengerikan, sepertinya akan ada hujan deras sepanjang hari, dari jam 9 pagi sampai 5 sore. Keamanan harus diutamakan (dalam kondisi seperti ini)," kata rider Aprilia Aleix Espargaro, Sabtu (7/8/2021) malam.

"Dengan desain sirkuit, Anda bisa dengan mudah melihat ada aliran kecil air (terbentuk) di lintasan dan bisa menjadi sangat berbahaya balapan di sini saat hujan.

"Jadi saya harap orang-orang dari Komisi Keamanan dan pihak-pihak berwenang akan berpikir dua kali dan mengutamakan keselamatan karena jika sesuatu terjadi di sini di salah satu sektor lurus, itu bisa sangat berbahaya," imbuhnya.

Apa yang akan terjadi pada hari Minggu sore jika curah hujan melebihi batas yang dianggap aman dan bisa diterima oleh pembalap? Cal Crutchlow ingin para rider dapat menekan penyelenggara sehingga keputusan terbaik bisa dibuat.

Joan Mir, Team Suzuki MotoGP

Joan Mir, Team Suzuki MotoGP

Foto oleh: MotoGP

"Di sini seperti gelanggang es, tembok pembatasnya sangat dekat, kecepatan sangat tinggi dan banyak genangan air (jika hujan), bahkan di sektor lurus," ujar pembalap yang menggantikan posisi Franco Morbidelli di Tim Petronas Yamaha SRT di GP Styria itu.

"Saya berharap mereka yang tengah bersaing untuk meraih gelar akan cukup pintar dan mendesak pemangku kepentingan untuk membuat keputusan yang tepat karena kita telah melihat dan tahu betapa berbahayanya trek ini saat kering. Jadi bisa dibayangkan jika kondisinya basah."

Pembalap paling senior dalam grid MotoGP, Valentino Rossi, pun sepakat dengan pandangan Crutchlow. Menurutnya, keamanan dan keselamatan harus diutamakan, meskipun itu harus dengan menunda balapan.

"Tentu saja, prioritas semua orang adalah mencoba bisa balapan hari Minggu karena jika digelar pada Senin akan memunculkan masalah lain. Tetapi harus ada kondisi yang tepat untuk itu, terutama jika tidak ada terlalu banyak air di trek," kata Rossi.

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

"Kami kurang lebih siap untuk semua kondisi, namun jika hujan terlalu lebat dan banyak air di lintasan, maka itu akan menjadi sangat berbahaya (untuk balapan). Dalam situasi seperti ini, kami akan memutuskan bersama apa yang harus dilakukan.

"Saya tentu berharap untuk bisa balapan sesuai jadwal (hari Minggu), tetapi jika harus melakukannya pada hari Senin, jika itu adalah yang terbaik, maka kami akan tampil hari Senin," The Doctor menambahkan.

Ditanya selama konferensi persa pasca-kualifikasi tentang kemungkinan penundaan balapan jika kondisi cuaca terlalu ekstrem, peraih pole position, Jorge Martin, tak mempermasalahkannya. Rider Pramac Racing itu mendukung gagasan tersebut.

"Bukan kami yang memutuskan itu, tetapi jika hujan deras dan bergelombang di Tikungan 2, lebih baik menunggu. Mungkin tidak sampai hari Senin, karena saya harus pulang, tetapi mungkin lebih sore," kata Martin.

Jorge Martin, Pramac Racing, Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Jorge Martin, Pramac Racing, Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Pemuncak klasemen sementara MotoGP 2021, Fabio Quartararo juga tidak masalah apabila race GP Styria ditunda, bahkan jika sampai hari Senin.

"Saya tidak memiliki problem yang sama dengan Jorge (Martin). Saya tetap tinggal di Austria, jadi jika (balapan) hari Senin, itu tidak masalah," ucap Quartararo.

El Diablo mengaku agak khawatir dengan Tikungan 2 jika hujan turun sebab tata letaknya belokan kiri yang sangat tipis sebelum memasuki Tikungan 3 Red Bull Ring yang menjadi momok pembalap.

"Itu akan tergantung pada Tikungan 2. Saya pikir bahayanya di situ. Kemarin tidak terlalu basah dan saya pikir banyak dari kami (pembalap) menjadi lebih takut," Quartararo menambahkan.

 

dibagikan
komentar
Jadwal MotoGP Styria 2021 Hari Ini

Artikel sebelumnya

Jadwal MotoGP Styria 2021 Hari Ini

Artikel berikutnya

Pol Espargaro Butuh Badai demi Cetak Hasil Maksimal

Pol Espargaro Butuh Badai demi Cetak Hasil Maksimal
Muat komentar