Puig Ungkap Perbedaan Persepsi dengan Dokter Marquez

Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, mengungkapan bahwa Marc Marquez sudah memenuhi standar kecepatan sehingga pantas berlaga di MotoGP Qatar. Namun, dokter pembalap Spanyol itu menghambat keinginannya.

Puig Ungkap Perbedaan Persepsi dengan Dokter Marquez

Usai menyelesaikan operasi ketiga pada humers kanan, juara dunia MotoGP enam kali itu meningkatkan level latihan dengan melaju di Barcelona dan Portimao.

Ia sudah mendapat feeling di atas RC213V-S tapi hanya akan menunggangi motor yang sesungguhnya mungkin dalam waktu dekat. Selama sesi tersebut, Marquez memperlihatkan tanda-tanda kebangkitan dengan mencatatkan waktu cepat.

Banyak rival Marquez yang terkejut dengan penundaan comeback-nya. Sebab berdasarkan pantauan, ia terlihat tangguh di lintasan.

Kamis (25/3/2021), Puig menjelaskan alasan di balik absennya Marquez dari MotoGP Qatar dan MotoGP Doha, di Sirkuit Losail.

“Dia tidak di Qatar karena para doktor mempertimbangkan bahwa masih ada sedikit lagi untuk yakin  100 persen bahwa dia dapat kembali dengan kondisi prima,” ujarnya kepada DAZN.

“Di Barcelona dan Portimao, sensasinya sangat bagus. Saya mau secepatnya, tapi dokternya ingin menunggu tekanan yang dibebankan pada tubuh untuk mencapai hadiah besar, tidak berlebihan. Dia mengikuti instruksi dokter tapi kami harap dia dapat kembali dalam waktu dekat dan tahu apa yang mesti dilakukan untuk memenangi balapan.

“Berjalan baik-baik saja, tapi dia tidak lupa mengendarai motor. Tapi alasan sebenarnya bukan karena Anda tak bisa naik motor, dokter yang mau memastikan waktu tepat dilewati sejak operasi. Dokter telah memutuskan dan itu sudah tepat dilakukan.”

Baca Juga:

Puig meminta semua pihak yang mendukung Honda dan Marquez bersabar. Pembalap 28 tahun tidak boleh diburu-buru mengingat musim sangat panjang.

“Kami akan menunggu, Memulai kompetisi tanpa juara kami, bukan yang terbaik. Ini bukan akhir dunia. Jika semua berjalan dengan baik, tahun ini akan jadi kejuaraan yang panjang dan kami punya waktu untuk pulih,” ia menjelaskan.

Tanpa Marquez maka tumpuan pabrikan Jepang itu adalah Pol Espargaro. Mantan rider KTM tersebut  diyakini mampu bersaing di level atas.

“Kami punya pembalap lain yang memiliki kapasitas untuk bertarung di kejuaraan dunia. Kami merekrut Pol Espargaro karena yakin bahwa dia punya pengalaman dan kemampuan, tapi kami percaya kalau dia akan berkembang di level sangat tinggi, meski pada awalnya mungkin mesti dibayar mahal,” ucapnya.

“Tentu, saat memboyongnya, kami pikir dia adalah orang paling tepat tahun ini. Kami yakin padanya 100 persen dan kami harap dia bisa melaju kencang di atas motor kami.”

Honda akan memiliki empat motor identik musim ini di grid. Duo rider LCR Honda, Alex Marquez dan Takaaki Nakagami, menikmati servis tersebut. Puig berharap semua lebih mudah dengan fasilitas itu.

dibagikan
komentar
Ducati Ingin Jaga Tren Kemenangan di Qatar

Artikel sebelumnya

Ducati Ingin Jaga Tren Kemenangan di Qatar

Artikel berikutnya

Duet Pembalap-Kepala Mekanik pada MotoGP 2021

Duet Pembalap-Kepala Mekanik pada MotoGP 2021
Muat komentar