Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Reactions
MotoGP MotoGP Inggris

Quartararo Anggap Bagnaia Lebih Bahaya daripada Espargaro

Fabio Quartararo memberi bobot lebih berat kepada Francesco Bagnaia ketimbang Aleix Espargaro dalam rivalitas menuju takhta juara MotoGP 2023.

Pecco mengalami musim berat sepanjang paruh pertama musim ini. Pembalap Ducati tersebut hanya punya satu poin pada dua balapan pembuka, sedangkan musuh utamanya Quartararo dan Espargaro sudah memetik angka besar.

Sama seperti tahun lalu, rider Ducati tersebut bangkit di tengah musim. Ia mempersembahkan dua kemenangan beruntun dari Assen dan MotoGP Inggris, di Silverstone.

Anak didik Valentino Rossi pun meroket ke peringkat ketiga klasemen dengan 131 poin, terpaut 49 dari Quartararo dan 27 dari Espargaro.

Geliat Pecco tentu membuat pembalap Yamaha Factory Racing was-was sekaligus waspada. Quartararo kehilangan kans podium akibat melakoni long lap penalty di Silverstone sehingga finis P8.

“Aleix bukan yang paling penting. Kami kehilangan lebih dari 40 poin dari Pecco dari dua balapan terakhir, jadi kami harus bangun,” ucapnya.

“Saya lihat Pecco lebih sebagai rival dalam kejuaraan sekarang. Dia breada dalam fase sulit dihentikan sehingga saya lihat dia sebagai lawan utama daripada Aleix.”

Baca Juga:

Juara bertahan MotoGP itu menderita dari pilihan ban, lunak di depan dan medium di belakang. Ia tak bisa memacu motor semaksimal mungkin ketika temperatur lintasan meningkat jadi 44 derajat Celcius. Apalagi ban medium belum sempat dites dalam latihan bebas.

“Ban belakang membuat kami sangat menderita. Saya pikir kompon medium akan baik untuk kami, tapi ketika saya di belakang empat pembalap, ban menjadi sangat panas. Kami tidak punya pace bagus dan tidak menjalani balapan bagus untuk kami,” tuturnya.

“Saya selalu menggunakan ban lunak di depan dan hari ini memberikan kami performa bagus. Ban medium jadi pilihan karena kami banyak menggunakan, hampir selalu, problemnya adalah kami membuat kesalahan karena tidak mengetes itu sebelum balapan akhir pekan.”

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Tantangan Pecco

Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia, Francesco Bagnaia berkomentar tentang duel lawan Fabio Quartararo. Ia memberi tantangan kepada pemuncak klasemen.

“Saya harap bertarung dengannya cepat atau lambat, terutama ketika kami mendapat poin sama. Sekarang, hanya untuk bersenang-senang. Tidak semua akhir pekan berlangsung seperti ini,” ujarnya.

“Di masa depan, sangat indah seandainya bisa melakukan duel sesungguhnya. Hari ini dua saingan berat saya sedang sial. Saya tidak sabar melakukannya.”

Quartararo mengucapkan selamat. “Selamat, Pecco. Saya tidak menyangka Anda bisa melakukan itu,” katanya.

Pecco menjawab, “Semoga kita bisa bersaing bersama.” El Diablo menanggapi, “Dengan senang hati saya akan melakukannya.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Marc Marquez Kemungkinan Muncul di Paddock MotoGP Austria
Artikel berikutnya Ducati Sabet Podium MotoGP Ke-200 di Silverstone

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia