Quartararo Merasa Perlu Beradaptasi dengan Kondisi Motor

Setelah hanya mampu menyelesaikan delapan lap MotoGP Valencia, Minggu (15/11/2020), Fabio Quartararo mengakui kendala yang dialaminya sejak hari Jumat tetap ada.

Quartararo Merasa Perlu Beradaptasi dengan Kondisi Motor

Kinerja motor pembalap Petronas Yamaha SRT itu masih tidak sesuai harapan. Kecepatan M1 miliknya tidak mengalami progres meski penyesuaian telah dilakukan.

Ini membuat Quartararo meyakini dirinya kini harus belajar beradaptasi dengan masalah motor M1 alih-alih melakukan perubahan set-up besar-besaran.

"Kami di Valencia dua pekan dan selama itu gagal melakukan peningkatan pada motor. Kami coba banyak hal dan semuanya tidak bekerja," kata El Diablo seperti dikutip Motorsport.com.

"Tentu kami perlu melakukan perubahan jika ada sesuatu yang aneh. Tetapi saya kira hal terpenting adalah kami perlu beradaptasi dengan kondisi motor," Quartararo menambahkan.

Baca Juga:

Awalnya, semua berjalan lancar bagi Quartararo. Ia kian difavoritkan setelah memenangi dua race awal apalagi Marc Marquez (Repsol Honda) harus absen panjang akibat cedera.

Namun seiring musim berjalan, satu per satu isu menghampiri pembalap 21 tahun itu hingga akhirnya Quartararo harus legawa kehilangan kesempatan meraih titel musim ini.

Dan dengan besar hati ia mengucapkan selamat kepada Joan Mir sebagai juara dunia baru MotoGP. Menurutnya, gelar tersebut layak disandang rider Suzuki Ecstar itu.

"Dia telah menjalani musim yang luar biasa. Konsistensi adalah alasan mengapa dia sukses memenangi gelar, dari balapan keempat hingga terakhir," tutur Quartararo.

Pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo mengalami crash dalam MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo.

Pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo mengalami crash dalam MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

"Dia sangat layak meraihnya karena itu yang tidak kami miliki tahun ini, konsistensi untuk berjuang meraih lebih banyak podium. Sekali lagi, selamat untuk Joan."

Setelah gelar terlepas, Quartararo berharap bisa mengamankan posisi runner-up. Ini tidak mudah apalagi kini posisinya merosot ke urutan kelima klasemen sementara.

Ia tertinggal 17 poin dari rekan setimnya, Franco Morbidelli yang sukses melesat ke posisi kedua setelah memenangi MotoGP Valencia.

Secara matematis, peluang tetap ada. Hanya saja, Quartararo wajib tampil perfek pada seri penutup, MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, 22 November mendatang.

dibagikan
komentar
Vinales: Yamaha Tidak Kompetitif pada Paruh Akhir Musim

Artikel sebelumnya

Vinales: Yamaha Tidak Kompetitif pada Paruh Akhir Musim

Artikel berikutnya

Rossi: Yamaha Butuh Program Test Team Serius

Rossi: Yamaha Butuh Program Test Team Serius
Muat komentar