Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Quartararo Nilai Acosta Pembalap Bertalenta Luar Biasa

Fabio Quartararo menilai Pedro Acosta sebagai salah satu pembalap paling berbakat yang pernah ia lihat di MotoGP dan yakin akan finis di posisi tiga besar pada MotoGP 2024.

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing, Pedro Acosta, Red Bull GASGAS Tech3

Tidak diragukan lagi, salah satu nama besar di MotoGP 2024 adalah Pedro Acosta. The Shark dari Mazarron adalah pendatang baru di kelas utama sepeda motor, tetapi jika penampilannya yang mengesankan saat merebut gelar Moto2 dan Moto3 tidak menarik perhatian paddock, penampilan pertamanya di atas motor berat pasti menarik perhatian.

Pembalap Spanyol ini telah menunjukkan kemampuan yang mengesankan untuk belajar, mengendarai motor MotoGP seolah-olah tanpa usaha sama sekali. Setelah 7 Grand Prix, dia telah muncul sebagai pembalap terbaik dari garasi KTM, dengan dua podium di balapan panjang dan tiga podium Sprint Race, yang membuatnya berada di peringkat kelima di kejuaraan dunia dengan 101 poin. Dengan masa depan yang terjamin, di tim resmi rumah Mattighofen dengan kontrak multi-tahun dan bersama Brad Binder, seperti yang telah dikonfirmasi.

Baca Juga:

Beberapa rivalnya memberikan pujian untuk Acosta. Salah satunya adalah Fabio Quartararo. Dalam sebuah wawancara dengan 'Crash.net', juara dunia MotoGP 2021 itu dengan jelas mengatakan bahwa pembalap Spanyol itu adalah "salah satu pembalap paling berbakat" yang pernah dilihatnya, dan menjelaskan alasannya, dengan mengatakan bahwa dia melihat akan berada di posisi 3 besar secara keseluruhan saat tahun 2024 berakhir.

"Pada tahap ini, di tahun pertama saya, saya tertinggal jauh dari Pedro di kejuaraan. Jadi, sejujurnya, saya pikir dia bisa... naik podium secara keseluruhan di akhir musim," katanya. "Saya pikir dia adalah salah satu pembalap paling berbakat yang pernah saya lihat. Saya belum terlalu tua, tapi saya mengatakan itu karena apa yang saya lihat dan cara dia berkendara.

Mengenai hal yang paling membuatnya terkesan dari sang pembalap nomor 31, Quartararo menyoroti kemampuannya untuk beradaptasi, yang membuat tim Tech3 memanggilnya 'SpongeBob'.

Pedro Acosta, Red Bull GASGAS Tech3

“Kemudahannya untuk beradaptasi dengan segala hal. Pengereman yang dia lakukan di MotoGP sekarang sangat gila. Seperti saat menyalip Marc Marquez di Portimao di Tikungan 1,” ungkapnya.

"Sulit untuk memahami rem depan di MotoGP. Dan baginya (hal itu) alami, cara dia meluncur. Dia adalah pembalap yang sangat berbakat, dan saya pikir Anda bisa melihat bahwa cara membalapnya sangat bebas dan dia menikmatinya.”

Quartararo, 25 tahun, juga berbicara tentang panjangnya karier para pembalap MotoGP, sehubungan dengan pensiunnya Aleix Espargaro pada akhir musim ini. Pembalap asal Prancis itu tidak melihat dirinya akan membalap di usia 35 tahun, karena ia telah berkecimpung selama 20 tahun dalam hidupnya, tetapi ia tidak menutup kemungkinan masih memiliki keinginan membalap setelah melewati usia 30 tahun.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Razgatlioglu Ingin Tinggalkan BMW Akhir 2024 demi MotoGP
Artikel berikutnya Ducati Nilai Sulit bagi Iannone Kembali ke MotoGP

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia