Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Fabio Quartararo Tunggu Jaminan dari Yamaha Sebelum Bahas Kontrak

Tak puas dengan perkembangan Yamaha musim dingin ini, Fabio Quartararo sekarang menunggu langkah yang dipersiapkan pabrikan Jepang untuk MotoGP 2023 sebelum mempertimbangkan kontrak baru.

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Masa depan Fabio Quartararo terus jadi sorotan. Pembalap Prancis, yang memenangkan gelar bersama Yamaha musim lalu, meminta jaminan atas progres brand berlogo garpu tala sebelum memperpanjang kerja sama mereka, yang habis akhir musim ini.

Tes pramusim di Sepang dan Mandalika tidak cukup memuaskan El Diablo. Ekspektasinya tentang mesin yang lebih bertenaga tak datang. Awal Grand Prix (GP) Qatar pun tidak meyakinkan. Quartararo harus melewati Q1 dan hanya start dari grid ke-11, Minggu (6/3/2022).   

Sebagian besar pembalap elite diperkirakan akan tetap mengendarai mesin yang sama, setidaknya hingga dua tahun ke depan, dengan Marc Marquez akan terus memperkuat Honda dan Francesco Bagnaia, belum lama ini, telah menyegel masa depannya di Ducati.

Sementara itu, Quartararo tidak mengesampingkan kemungkinan perubahan tim. Menurut manajer sang pembalap, Eric Mahe, sekarang bola ada di tangan Yamaha, yang ingin mempertahankan El Diablo, tetapi masih perlu serius meningkatkan kinerja mesinnya tahun depan.

Baca Juga:

“Kami berbicara tentang perkembangan teknis dengan Yamaha di akhir musim (2021). Untuk alasan yang saya tidak bisa ungkapkan, itu tidak menjanjikan seperti yang diharapkan,” ujar Mahe kepada Canal+.

“Kami lebih mencoba mengevaluasi apa yang bisa dilakukan pada 2023 dari segi paket teknis. Untuk saat ini, tidak ada yang perlu diburu-buru. Artinya, empat pembalap sudah ditandatangani,” tambahnya.

Juga diwawancarai Canal+ dalam kesempatan berbeda, Manajer Tim Suzuki Livio Suppo menyebut Fabio Quartararo sebagai pembalap yang sangat kuat dan saat itu mereka masih memiliki dua slot untuk 2023.

Namun, Mahe menegaskan belum ingin membuat rencana apa pun soal transfer, karena El Diablo memilih untuk menilai level Yamaha lebih dulu, melihat bagaimana respons mereka menghadapi musim baru.     

“Seperti yang dikatakan Livio (Suppo), Fabio memiliki profil pembalap yang menarik. Kami belum sampai di sana. Kami sedang memikirkannya. Yamaha sedang dalam proses menjelaskan kepada kami apa yang mereka ingin tempatkan untuk masa depan,” Mahe menuturkan.

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Foto oleh: Akhil Puthiyedath

Sementara Francesco Bagnaia telah menemukan kepastian dengan berkomitmen di Ducati hingga 2024 sebelum musim ini dimulai, kubu Quartararo tidak takut mengambil waktu untuk menimbang semuanya.  

“Secara pribadi, saya tidak memiliki target waktu. Singkatnya, yang penting adalah memahami apa yang akan terjadi di Yamaha di masa depan. Setelah itu, kami akan melihat apa yang terjadi dengan yang lain,” ucap Mahe.

“Bagi saya, tidak ada tenggat waktu yang sebenarnya. Kemungkinan Yamaha akan mengatakan, ‘Well, ayo’. Saat ini, bukan itu masalahnya,” imbuh sang manajer yang menolak anggapan kuncinya ada di Quartararo.

“Saya akan mengatakan bahwa kuncinya sekarang ada di atas meja. Tergantung pada apa yang terjadi, dan kita akan melihat siapa yang mengambilnya lebih dulu. Saya tidak tahu.”

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation

Video terkait

Artikel sebelumnya Hasil Warm Up MotoGP Qatar: Bastianini Melesat, Ducati Impresif
Artikel berikutnya Sean Gelael Ingin MotoGP Indonesia di Mandalika Sukses

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia