Quartararo Ungkap Trik Menaklukkan Vinales di Assen

Fabio Quartararo akan start dari grid kedua lomba MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Minggu (27/6/2021). Ia menyiapkan strategi untuk lomba nanti.

Quartararo Ungkap Trik Menaklukkan Vinales di Assen

Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP tersebut mungkin sedikit kecewa tidak mampu merebut pole position keenam pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 saat kualifikasi GP Belanda, Sabtu (26/6/2021).

Quartararo sempat memecahkan rekor lap Assen atas namanya sendiri yang dibuat pada 2019 (1 menit 32,017 detik) dengan 1 menit 31,922 detik. Namun, rekan setimnya, Maverick Vinales, mematahkan rekor tersebut dengan 1 menit 31,814 detik sekaligus merebut pole position.

Vinales memang sangat dominan sepanjang Jumat hingga Sabtu (25-26/6/2021). Sebelum merebut pole position, Vinales menjadi pembalap tercepat dalam tiga sesi latihan bebas (FP) dan hanya kalah dari Quartararo di FP4.

Seusai kualifikasi, Quartararo mengaku membuat kesalahan kecil di pengujung kualifikasi kedua yang membuatnya kehilangan sepersekian detik.

“Secara umum, sepanjang akhir pekan ini saya tidak pernah memiliki feeling bagus dengan ban soft (lunak), tidak seperti ban medium dan hard (keras),” kata pembalap asal Prancis tersebut.

“Saya bisa memiliki kecepatan bagus dengan kedua kompon tersebut. Soal pilihan mana yang akan saya pakai untuk balapan nanti, saya akan melihat seperti hasil warm up nanti. Jika memungkinkan saya ingin memakai kedua ban tersebut.”

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Dengan menempatkan Vinales dan Quartararo di posisi 1-2 grid start, Yamaha jelas sangat difavoritkan mampu memenangi GP Belanda. Quartararo pun dengan yakin menyebut Assen akan dikuasai salah satu dari dua pembalap tim pabrikan Yamaha.

“Memang benar Vinales dan saya memiliki kecepatan bagus di Assen. Hal itu sama dengan yang terjadi kepada saya di Barcelona. Tapi pada akhirnya, semua berjalan tidak sesuai rencana,” ucap Quartararo.

“Pada lomba GP Catalunya itu, Mir (Joan Mir, Suzuki Ecstar) tidak memiliki kecepatan bagus tetapi hampir menang (finis di P4). Jadi, sebaik apa pun performa motor dan feeling Anda terhadap motor, semuanya tetap bisa terjadi dalam balapan.”

Saat disinggung bakal seperti apa duel melawan Vinales pada lomba GP Belanda nanti, Quartararo – yang musim ini sudah mengantongi tiga kemenangan (Doha, Portugal, dan Italia) – memiliki jawaban menarik.

“Melawan Maverick di Assen, saya harus pandai pada lap-lap awal. Saya pribadi memang juga ingin sangat perhitungan pada awal balapan baru kemudian melihat di akhir bakal seperti apa,” tutur Quartararo.

Baca Juga:

Kendati begitu, Quartararo mengaku strateginya juga tergantung seperti apa jalannya lomba. Ia mengaku selalu senang jika bisa bertarung di depan untuk kemenangan. Ia juga tidak lantas bermain aman bila rival beratnya di klasemen jauh di belakangnya.

Saat disinggung siapa saja rival berat pada balapan GP Belanda nanti selain Vinales, pemenang Assen edisi sebelumnya (2019), Quartararo pun langsung menyebut beberapa nama.

“Jika melihat hasil-hasil sebelumnya Bagnaia (Francesco Bagnaia, Ducati Lenovo), sangat bagus dalam mengatur level keausan ban,” ujar Quartararo.

“Demikian pula dengan duet Suzuki (Mir dan Alex Rins), belum lagi Oliveira (Miguel Oliveira, Red Bull KTM Factory Racing). Rasanya sulit untuk mengetahui siapa lawan terberat untuk balapan nanti.”

Menjelang lomba kesembilan Kejuaraan Dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan 131 poin. Ia unggul 22 poin atas peringkat kedua, Johann Zarco (Pramac Racing), yang akan start dari grid kelima di Assen.

Posisi Grid Start MotoGP Belanda

Pos # Pembalap Motor Waktu Gap Km/J
1 12 Spain Maverick Viñales Yamaha 1'31.814   178.090
2 20 France Fabio Quartararo Yamaha 1'31.885 0.071 177.952
3 63 Italy Francesco Bagnaia Ducati 1'32.116 0.302 177.506
4 30 Japan Takaaki Nakagami Honda 1'32.314 0.500 177.125
5 5 France Johann Zarco Ducati 1'32.394 0.580 176.972
6 88 Portugal Miguel Oliveira KTM 1'32.450 0.636 176.865
7 42 Spain Alex Rins Suzuki 1'32.597 0.783 176.584
8 43 Australia Jack Miller Ducati 1'32.609 0.795 176.561
9 41 Spain Aleix Espargaro Aprilia 1'32.666 0.852 176.453
10 36 Spain Joan Mir Suzuki 1'32.748 0.934 176.297
11 44 Spain Pol Espargaro Honda 1'32.830 1.016 176.141
12 46 Italy Valentino Rossi Yamaha 1'32.919 1.105 175.972
13 27 Spain Iker Lecuona KTM 1'32.724 0.910 176.342
14 89 Spain Jorge Martin Ducati 1'32.850 1.036 176.103
15 32 Italy Lorenzo Savadori Aprilia 1'33.258 1.444 175.332
16 73 Spain Alex Marquez Honda 1'33.288 1.474 175.276
17 10 Italy Luca Marini Ducati 1'33.321 1.507 175.214
18 9 Italy Danilo Petrucci KTM 1'33.378 1.564 175.107
19 23 Italy Enea Bastianini Ducati 1'33.404 1.590 175.058
20 93 Spain Marc Marquez Honda 1'33.477 1.663 174.922
21 33 South Africa Brad Binder KTM 1'33.597 1.783 174.697
22 31 United States Garrett Gerloff Yamaha 1'33.739 1.925 174.433

 

 

 

 

 

dibagikan
komentar
KTM Potensial tapi Mengalahkan Yamaha di Assen Sangat Berat

Artikel sebelumnya

KTM Potensial tapi Mengalahkan Yamaha di Assen Sangat Berat

Artikel berikutnya

Miller Gerah Koleganya di MotoGP Tidak Konsekuen

Miller Gerah Koleganya di MotoGP Tidak Konsekuen
Muat komentar