Randy Mamola: Yamaha rugi kehilangan Lorenzo

Yamaha tidak menyadari apa yang hilang dengan membiarkan Jorge Lorenzo pindah ke Ducati pada 2017. Demikian pendapat dari Randy Mamola.

Saya ingin memulai dengan mengatakan bahwa saya mempertimbangkan kepindahan Lorenzo ke Ducati bermanfaat bagi sebagian pihak yang terlibat.

Sang pembalap akan menggunakan tantangan baru ini sebagai batu loncatan untuk meningkatkan motivasinya, Ducati akan perlu untuk merespons dan sesuai harapan juara. Dan secara umum, kejuaraan akan mendapatkan keuntungan dari sensasi yang muncul karena kepindahan Lorenzo

Dalam situasi ini hanya ada satu pecundang: Yamaha.

Meskipun terdengar seperti sebuah kontradiksi, saya tidak berpikir Yamaha menyadari kehilangan apa dengan membiarkan Lorenzo pergi. Mengesampingkan perasaan ia yang mungkin berkecamuk ketika melepas helmnya, tidak ada yang harus meragukan bahwa kita berbicara tentang seorang jenius yang mampu melakukan hal-hal yang sangat sedikit dapat dilakukan pada motor.

Bahkan, tidak ada satu pembalap di grid yang mengendarai motor dengan gaya begitu bersih dan tepat. Dan tidak hanya itu, tetapi juga pendekatan Lorenzo untuk setiap sesi latihan dan setiap balapan yang membuatnya istimewa.

Ketika Lorenzo melihat lampu berubah hijau, ia hanya memiliki satu obsesi: untuk pergi secepat mungkin dari lap pertama sampai terakhir, tanpa berpikir terlalu banyak tentang faktor-faktor yang mungkin membuat kondisinya tergantung pada keadaan, seperti daya tahan ban, misalnya. Itu terjadi di Qatar dan sekali lagi pada akhir pekan di Le Mans.

Dalam kebanyakan kasus, itu akan dimengerti bahwa sebuah tim dengan potensi seperti Yamaha akan membiarkan salah satu dari dua protagonis utama di kejuaraan melarikan diri, dan itu akan lebih aneh jika tidak termasuk pembalap lain: Marc Marquez.

Jadi jika ada sesuatu yang jelas dalam semua ini adalah bahwa pabrikan telah memutuskan untuk bertaruh pada Valentino. Saya tidak ingin berbicara tentang apa yang terjadi dalam balapan terakhir musim lalu, tapi jelas bahwa kejadian itu memiliki pengaruh dalam keputusan yang dibuat oleh Lorenzo.

Saya tidak berpikir ada yang ingin merebut gelar juara setelah tahun intens seperti 2015 dan kemudian melihat tim Anda membatalkan semua acara perayaan yang dijadwalkan pada menit terakhir. Sampai sekarang, saya percaya Jorge jauh lebih dekat untuk memperbarui kontrak daripada bergabung dengan tim lain, tapi beberapa bulan terakhir telah terjadi hal-hal yang membuatnya berubah pikiran.

Lorenzo selalu menegaskan bahwa ia memahami secara sempurna Yamaha menginginkan Rossi untuk menang, mengingat pengaruh yang dimiliki The Doctor di seluruh dunia. Satu-satunya hal yang dipedulikannya adalah tentang memiliki peralatan yang sama, sesuatu yang selalu terjadi.

Namun, saya percaya bahwa hasil musim lalu adalah jerami yang mematahkan punggung unta, merasa bahwa semua hal yang ditawarkan Lorenzo untuk tim dan Rossi belum dikembalikan.

Meskipun ini pasti bukan faktor yang paling penting dalam keputusannya untuk pindah ke Ducati, saya tidak ragu bahwa itu adalah sesuatu yang dimainkan dalam mendukung motor merah.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Pembalap Jorge Lorenzo
Tim Yamaha Factory Racing , Ducati Team
Tipe artikel Komentar