Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Breaking news

Razlan Razali Ungkap Ekspektasi Yamaha pada RNF Racing

Yamaha memiliki persyaratan sebelum mengikat kontrak sebagai pemasok motor untuk RNF Racing di MotoGP 2022.

Razlan Razali, RNF Racing owner

Petronas SRT terpaksa melakukan perombakan besar-besaran setelah perusahaan minyak Malaysia itu menarik diri dari balapan elite roda dua.

Razlan Razali pun mengganti nama timnya menjadi RNF Racing dan merampingkan struktur. Profil pembalap pun berganti dari Valentino Rossi-Franco Morbidelli menjadi Andrea Dovizioso-Darryn Binder.

Kedekatan cukup lama dengan Yamaha, karena sebelumnya jadi tim satelit, tak lantas membuat Razali mudah dapat kontrak. Pabrikan garpu tala melihat RNF Racing seolah kembali ke titik nol. Apalagi, komposisi pembalap meragukan.

Yamaha pun memberikan kontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan tergantung prestasi. Mereka pun menyampaikan ekspektasi terhadap tim yang juga menggandeng WithU sebagai sponsor.

“Karena kami adalah perusahaan baru dan kami belum menunjukkan hasil, aturan mereka hanya bisa memberi kontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan,” ujar Razali saat peluncuran tim di Verona.

“Kami adalah tim baru, kami hanya punya empat bulan. Kami harus menunjukkan hasil dan beberapa stabilitas di semua area.

“Tujuannya adalah meningkatkan performa kami pada Juni dan kemudian, bicara kepada Yamaha tentang memperpanjang kontrak. Kami seperti tim underdog, tapi kami seperti itu karena justru bisa membuat kami mengejutkan orang-orang.”

Baca Juga:

Di masa lalu, pertaruhan Petronas SRT berhasil melesatkan pamor Fabio Quartararo, yang kurang mentereng di dua level rendah. Pembalap Prancis itu bersinar di MotoGP. Bahkan, musim lalu, ia mempersembahkan gelar juara dunia untuk Yamaha Factory Racing.

Musim 2022, Razali berharap peruntungannya kembali dengan menunjuk Binder. Banyak yang menilai pilihan tersebut sangat berisiko karena pembalap muda langsung dipromosikan dari Moto3 ke MotoGP. Reputasi sebagai rider ceroboh dan sangat agresif terus melekat.

Sentuhan Dovizioso setelah comeback ke kelas premier belum menunjukkan hasil memuaskan. Bisa dimaklumi karena pembalap Italia itu baru turun gunung. Ia pun sudah lama tak menggeber motor Yamaha.

Alih-alih memikirkan kekurangan pembalap, Razali ingin fokus pada cara agar konsisten dapat hasil positif.

“Untuk Yamaha, yang lebih penting adalah bagaimana kami mengatur tim. Kami punya pengalaman penting. Yamaha mengetahui kami. Ini adalah grup yang terdiri dari orang-orang masih sama. Tapi, kami masih perlu menunjukkan seberapa bagus kami dapat mengelola tim,” ia menerangkan.

Andrea Dovizioso, RNF Racing, Darryn Binder, RNF Racing

Andrea Dovizioso, RNF Racing, Darryn Binder, RNF Racing

Foto oleh: RNF Racing

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Penyebab Gaji Pembalap MotoGP Turun Drastis Musim 2022
Artikel berikutnya Manajer Espargaro Tanggapi Rumor Honda Ingin Rekrut Rider Baru

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia