Redding dan Petrucci saling berebut GP17

dibagikan
komentar
Redding dan Petrucci saling berebut GP17
Valentin Khorounzhiy
Oleh: Valentin Khorounzhiy
Diterjemahkan oleh: Scherazade Mulia Saraswati, Editor
29 Sep 2016 19.20

Scott Redding menduga perseteruan dengan rekan setim Danilo Petrucci di Aragon akhir pekan lalu, akan menentukan siapa pembalap yang mendapatkan Ducati GP17 musim depan.

Danilo Petrucci, Pramac Racing
Danilo Petrucci, Pramac Racing
Scott Redding, Pramac Racing
Danilo Petrucci, Pramac Racing
Scott Redding, Octo Pramac Racing
Danilo Petrucci, Pramac Racing

Hanya ada satu Desmosedici GP17 terbaru dan yang tersedia untuk Pramac Racing. Dengan kata lain, apakah Redding atau Petrucci akan mengendarai motor yang sama dipakai duo pabrikan Ducati – Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso.

Tentu saja, situasi ini membuat Redding dan Petrucci saling bertarung dalam mencetak poin terbanyak sejak balapan di Brno hingga Valencia nanti.

Sayang, kedua pembalap mendulang nol poin di Aragon. Kendati tetap mampu menyelesaikan balapan, tetap saja hasil itu dirasa tak memuaskan. Petrucci dijatuhi ride-through penalty, sementara Redding dipenuhi rasa amarah karena terjatuh setelah disenggol rekan setimnya itu.

“Ketika kami berdiskui dan membuat kesepakatan, dia (Petrucci) yang berkata ‘Oke, bagaimana jika kita berduel, Anda tahu, kita harus dihukum’. Tapi justru dia yang mendapat penalti,” kesal Redding.

“Kami harus melihat jika terjadi lagi, mungkin tidak akan tergantung pada bagaimana mengakhiri musim. Mungkin Ducati akan berkata ‘Oke, dia tidak belajar, mungkin pembalap lebih muda yang belajar’.

“Kami hanya harus melihat apa yang akan terjadi pada beberapa balapan berikutnya. Apa yang bisa kami lakukan. Tapi tugas saya adalah mengalahkan dia dalam balapan ke depan.

“Minggu lalu merupakan salah satu hari bahwa saya mungkin bisa mengalahkannya. Ya, semua Ducati kesulitan. Saya tidak bisa menunjukkannya. Tidak bisa membuktikannya. Dan itu tiga balapan beruntun di mana saya tidak tampil bagus.

Redding pun menambahkan insiden di Aragon akan jelas menentukan siapa yang akan mengendarai GP17.

“Tentu, mereka akan melakukan sesuatu, seperti yang telah kami bicarakan,” ucapnya. “Saya tidak bisa mengatakannya, tapi ada mereka akan melakukan secara adil untuk situasi seperti ini.”

Artikel MotoGP berikutnya
Marquez dianggap sosok tepat bagi Ducati

Artikel sebelumnya

Marquez dianggap sosok tepat bagi Ducati

Next article

Analisis: Mengapa kebangkitan Honda membuat Yamaha khawatir?

Analisis: Mengapa kebangkitan Honda membuat Yamaha khawatir?
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Event GP Aragon
Lokasi Motorland Aragon
Pembalap Scott Redding , Danilo Petrucci
Tim Pramac Racing
Penulis Valentin Khorounzhiy
Tipe artikel Breaking news