Remy Gardner Kenang Momen Indah di Moto2

Kesuksesan merengkuh titel Moto2 2021, dengan disaksikan keluarga dan teman-teman, akan dikenang sebagai hari terbaik dalam hidup Remy Gardner.

Remy Gardner Kenang Momen Indah di Moto2

Butuh enam musim bagi Gardner untuk merebut gelar juara dunia Moto2. Perjalanan kariernya boleh dibilang tidak mudah. Awal petualangannya dalam kategori intermediate bahkan sebagian besar dihabiskan di barisan belakang.

Setelah bekerja keras meningkatkan skill balap dan rutin berlatih, putra dari Legenda MotoGP, Wayne Gardner, itu mulai menemukan titik terang. Adalah musim 2020 di mana sang bintang muda Australia menunjukkan peningkatan.

Pada tahun keduanya bersama ONEXOX TKKR SAG Team, Gardner berhasil mengemas dua podium, termasuk satu kemenangan perdana di Portugal, serta satu pole position. Dia pun bertengger di peringkat keenam klasemen akhir.

Jelang bergulirnya 2021, Gardner digaet Red Bull KTM Ajo. Bergabung dengan salah satu tim papan atas Moto2, kinerjanya makin moncer. Langsung menggebrak sejak seri pembuka Qatar, dan menjelma sebagai penantang kuat.

Kendati jumlah kemenangannya kalah dibandingkan rival utama sekaligus rekan setim Raul Fernandez, Gardner unggul dalam hal perolehan poin. Titel dunia Moto2 pun sukses direngkuhnya, meski finis ke-10 di putaran final Valencia.

Remy Gardner, Red Bull KTM Ajo

Remy Gardner, Red Bull KTM Ajo

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Itu bagus, hari yang sangat menakjubkan,” kata Gardner melansir Speedcafe.

“Saya dikelilingi semua keluarga saya di sana, juga ada keluarga pacar saya, teman-teman, ayah saya. Itu adalah hari yang menakjubkan.

“Senang melihat ayah di parc ferme dan rasanya sangat luar biasa.

“Ini jelas hal yang luar biasa, mungkin hari terbaik dalam hidup saya, bukan?

“Sangat menyenangkan dikelilingi oleh teman-teman. Kenangan itu akan hidup bersama saya selamanya.”

Baca Juga:

Remy Gardner bakal membuka babak baru karier balapnya saat dia mengarungi MotoGP 2022 bersama Tech3 KTM Factory Racing. Yang menarik, sang pembalap bakal tandem lagi dengan Raul Fernandez.

Sementara itu, kesuksesan menjadi juara dunia mengantarkan Gardner sebagai pembalap termuda kedelapan yang meraih gelar Moto2, dalam usia 23 tahun 263 hari, di belakang Alex Marquez (23 tahun 194 hari).

Ditambah koleksi enam kemenangan di kategori intermediate, Gardner juga menjadi pembalap Australia tersukses kedua, di belakang Kel Carruthers (7 kemenangan).

Dan walau kalah dalam jumlah kemenangan, Gardner menyamai pencapaian Fernandez untuk urusan naik podium. Keduanya sama-sama melakukannya sebanyak 12 kali.

dibagikan
komentar
Ducati Ingin Masa Depan Berkelanjutan bersama Francesco Bagnaia
Artikel sebelumnya

Ducati Ingin Masa Depan Berkelanjutan bersama Francesco Bagnaia

Artikel berikutnya

Claudio Calabresi Resmi Jabat Team Manager Pramac Racing

Claudio Calabresi Resmi Jabat Team Manager Pramac Racing
Muat komentar