Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Remy Gardner Kesal Dengar Nasihat Casey Stoner

Pembalap baru Tech3 KTM, Remy Gardner, mengaku kesal dengan nasihat Caset Stoner karena semua yang diucapkannya benar.

Remy Gardner, KTM Tech3

Gold and Goose / Motorsport Images

Gardner telah resmi diperkenalkan sebagai pembalap MotoGP ketika KTM dan Tech3 membuka penutup RC16.

Juara dunia Moto2 2021 itu juga diharapkan tampil apik pada musim ini untuk memperjuangkan titel Rookie of the Year.

Pembalap 23 tahun itu juga menjadi harapan baru fan Australia untuk melanjutkan kesuksesan Stoner di MotoGP.

Oleh karena itu, Remy Gardner sempat mendapatkan nasihat dari Casey Stoner untuk meraih kesuksesan di MotoGP, mengingat ini merupakan kelas yang level persaingannya sangat tinggi.

Tapi, Gardner mengaku kesal mendengar nasihat tersebut karena semua yang diucapkan Stoner benar, membuatnya merasa termotivasi tetapi juga sekaligus tertekan.

“Itu bagus. Senang bisa bertemu Casey lagi. Tidak banyak yang terdengar darinya dalam beberapa tahun terakhir, tetapi saya berbicara dengannya di Portugal,” kata Gardner seperti dilansir Speedweek.

“Dia datang ke garasi saya, kami duduk bersama dan berbicara mungkin selama satu setengah jam hanya tentang motor. Bagaimana mengendarai motor MotoGP, betapa buruknya elektronik dan hal-hal seperti itu.

“Saya tidak menyukainya, dia benar tentang itu semua. Tapi, itu juga bagus. Dia juga memberi saya beberapa tips yang membantu saya di atas motor Moto2.

“Alangkah baiknya jika kami bisa melihat Casey di paddock lebih sering. Dia benar-benar pria yang baik. Saya pikir orang sering meremehkan apa yang dia lakukan dan dari mana dia berasal. Ini sangat mengesankan.”

Baca Juga:

Remy Gardner juga mengikuti jejak pendahulunya yang meninggalkan Australia untuk pindah ke Eropa demi mengembangkan kariernya di dunia balap.

Menurutnya, sulit mendapatkan dukungan atau bisa tembus ke ajang internasional jika hanya berkompetisi di Australia.

Tapi, ini membuatnya harus jauh dari keluarganya di Australia dan tak memiliki banyak waktu untuk pulang ke kampung halaman.

“Ini sulit, karena kami balapan sepuluh bulan dalam setahun. Saya hanya punya dua bulan jika ingin kembali ke Australia,” ujarnya.

“Tetapi Anda harus berlatih setidaknya selama sebulan dan Anda harus melakukannya di Barcelona. Karena Anda memiliki segalanya di sana.

“Anda hanya punya waktu sebulan untuk bersantai di rumah sejak balapan terakhir, lalu Anda harus membereskan barang-barang Anda dan kemudian terbang ke Australia. Ini sangat sulit dalam hal waktu.”

Remy Gardner, Red Bull KTM Ajo

Remy Gardner, Red Bull KTM Ajo

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya ITDC Group Matangkan Persiapan Pertamina Mandalika Street Circuit
Artikel berikutnya Jawab Komentar Negatif Petrucci, KTM Siap Bekerja Sama Lagi

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia