Resmi: Petronas Akhiri Kontrak Sponsor dengan SRT MotoGP

Sepang International Circuit (SIC) dan Petronas akhirnya mengumumkan, bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk mengakhiri kemitraan berkaitan sponsor utama di Petronas Sepang Racing Team (SRT) selepas MotoGP 2021.

Resmi: Petronas Akhiri Kontrak Sponsor dengan SRT MotoGP

Jumat (13/8/2021) kemarin, paddock kejuaraan dunia Grand Prix dikejutkan oleh munculnya kabar raksasa perusahaan minyak dan gas (migas) Malaysia, Petronas, takkan lagi mensponsori SRT mulai musim 2022.

Berselang satu hari, konfirmasi perihal tidak berlanjutnya kolaborasi antara Petronas dan SRT resmi diumumkan pada Sabtu (14/8/2021).

“SIC mengucapkan terima kasih kepada Petronas atas dukungan yang tak tergoyahkan selama kemitraan dan perjalanan bersama yang luara biasa ini. Kami menghormati keputusan Petronas, dan sepakat bahwa kemitraan ini telah mencapai maksud dan tujuannya,” ucap CEO Sirkuit Sepang, Azhan Shafriman Hanif, dalam keterangan tertulis.

“Kami telah menikmati kemitraan yang bermakna, dengan pencapaian luar biasa dan momen tak terlupakan bersama tim. Saya percaya ini bukan akhir dari kolaborasi kami dalam motorsport, karena kami melanjutkan pencarian kami dalam memelihara talenta motorsport Malaysia.

“SIC bangga telah terlibat dalam pembentukan dan pengembangan awal tim yang telah melampaui ekspektasi dalam kinerjanya. Kami berharap yang terbaik untuk tim di fase evolusi selanjutnya di bawah entitas baru.”

Team photo Petronas Yamaha Sepang Racing Team (SRT)

Team photo Petronas Yamaha Sepang Racing Team (SRT)

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Petronas mulai menjadi sponsor utama SRT (dulu bernama SIC Racing Team) sejak 2018, melalui pembentukan skuad Petronas Sprinta Racing di kelas Moto2 serta Moto3.

Proyek kerja sama kedua belah pihak kemudian berekspansi ke kategori MotoGP pada 2019, dengan diluncurkannya Petronas Yamaha Sepang Racing Team, atau lebih dikenal Petronas SRT.

Terkait konfirmasi ini, tim balap yang dikomandoi oleh Razlan Razali itu akan membuat pengumuman tentang kelanjutan kiprahnya di MotoGP mulai tahun depan dan seterusnya, di bawah entitas independen baru.

“Kami memulai kemitraan ini dengan SIC untuk menunjukkan kemampuan R&D (Research and Development) kami, dan kami bangga bahwa Petronas Fluid Technology Solutions telah berperan penting dalam membangun status tim sebagai penantang kejuaraan,” tutur Head of Strategic Communications Petronas, Datin Anita Azrina Abdul Aziz.

“Bersama-sama, kami telah menciptakan beberapa momen menonjol dalam olahraga, indikasi bahwa kami telah mencapai apa yang kami rencanakan dan kami merasa inilah saat yang tepat bagi kami untuk mengakhiri kemitraan.

“Atas nama Petronas, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada SIC atas komitmen mereka untuk memastikan keberhasilan kemitraan ini.”

Baca Juga:

Pada 2019, duet Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli tampil impresif sepanjang berlaga di MotoGP. El Diablo bahkan mampu mengemas enam pole position, serta skuad mengoleksi tujuh podium.

Semusim berikutnya, Quartararo jadi kompetitor dalam perebutan gelar juara. Kendati gagal mewujudkan target di akhir tahun, rekan setim Morbidelli sukses mengamankan status runner-up.

Sedangkan dalam MotoGP 2021, Petronas SRT diperkuat oleh sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi, yang berpasangan dengan Morbidelli. Dari 10 seri yang sudah dilakoni, raihan terbaik tim adalah podium ketiga Franky di Jerez.

Berakhirnya kolaborasi antara Petronas dan SRT turut berimbas pada operasional Petronas Sprinta Racing di Moto2-Moto3. Darryn Binder kabarnya bakal promosi ke MotoGP 2022, menggantikan Morbidelli yang naik ke pabrikan Yamaha.

Namun, belum diketahui bagaimana nasib John McPhee, Jake Dixon serta Xavi Vierge, meski masih terbuka peluang menduduki salah satu kursi kosong di Petronas SRT.

dibagikan
komentar
Jadwal MotoGP Austria 2021 Hari Ini
Artikel sebelumnya

Jadwal MotoGP Austria 2021 Hari Ini

Artikel berikutnya

Marc Marquez Berbahaya, Dorna Diminta Turun Tangan

Marc Marquez Berbahaya, Dorna Diminta Turun Tangan
Muat komentar