Review MotoGP 2018: Alex Rins

dibagikan
komentar
Review MotoGP 2018: Alex Rins
Oleh:
, Journalist
12 Des 2018 10.24

Setelah musim perdana yang menyulitkan, Alex Rins bertekad bangkit memasuki tahun keduanya di MotoGP.

Direkrut Suzuki sebagai debutan pada 2017, perjalanan Rins tidaklah mudah. Ia mengalami cedera tangan di Amerika, dan harus melewatkan empat balapan selanjutnya: Spanyol, Prancis, Italia, dan Catalunya.

Bukan hanya itu, Rins juga berkutat dengan kendala GSX-RR miliknya, disebabkan blunder Andrea Iannone dalam pemilihan mesin. Mengakhiri musim di peringkat ke-16 dengan 59 poin, pembalap asal Barcelona tersebut bertekad tampil lebih baik di 2018.

Inkonsistensi awal musim

Mendapatkan paket lebih baik dari musim sebelumnya, Rins langsung unjuk gigi dengan finis ketiga di Termas de Rio Hondo, Argentina, podium pertamanya di MotoGP.

Namun, inkonsistensi masih menjadi momok bagi pembalap Spanyol tersebut. Meski menorehkan satu podium lagi, finis kedua di Assen, Rins acap terlibat kecelakaan.

Sampai MotoGP Jerman, Rins lebih sering tersungkur dibanding menyentuh garis finis. Sebagai catatan, pembalap dengan nomor start #42 itu hanya menuntaskan empat dari sembilan balapan awal (Argentina, Prancis, Italia, dan Belanda).  

Momentum flyaway

Memasuki paruh kedua, peruntungan Rins berubah drastis. Bukan hanya selalu finis di setiap balapan, ia juga semakin padu dengan GSX-RR, yang terus berkembang menjadi motor kompetitif, puncaknya pada fase flyaway.

Bermodalkan finis keempat di Misano dan Aragon, Rins pulang dari Asia dengan dua podium. Finis ketiga di Jepang, serta runner-up di Malaysia. Ia menutup musim dengan podium lainnya di Valencia.

Statistik Paruh Awal Paruh Akhir Total
Balapan 9 9 18
Pole - - -
Menang - - -
Podium 2 3 5
Fastest Laps - 1 1
Start Rata-Rata 9,33 8 8,67
Finis Rata-Rata 14,56 5 9,78
Tidak finis (DNF) 5 - 5
Poin 53 116 169

Jika dibandingkan, terlihat perbedaan mencolok antara performa sembilan balapan awal dan terakhir. Rins mendulang poin dua kali lipat lebih besar setelah libur musim panas (116) ketimbang paruh awal (53). Hal ini juga berdampak pada posisinya di klasemen.

Terlempar dari 10 besar klasemen awal di Jerman, tambahan 116 poin pada sembilan balapan terakhir mengantarnya menuju lima besar. Mengungguli nama-nama seperti Johann Zarco, Danilo Petrucci, ataupun Cal Crutchlow.

Slider
List

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP
1/13

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP
2/13

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP
3/13

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Rins and Pol Espargaro after crash

Rins and Pol Espargaro after crash
4/13

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP
5/13

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP
6/13

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP
7/13

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP
8/13

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP
9/13

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP
10/13

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Second place Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Second place Alex Rins, Team Suzuki MotoGP
11/13

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP
12/13

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Podium: race winner Andrea Dovizioso, Ducati Team, second place Alex Rins, Team Suzuki MotoGP, third place Pol Espargaro, Red Bull KTM Factory Racing

Podium: race winner Andrea Dovizioso, Ducati Team, second place Alex Rins, Team Suzuki MotoGP, third place Pol Espargaro, Red Bull KTM Factory Racing
13/13

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

VIDEO: Review MotoGP 2018, Alex Rins

Next article
Sebelum ke Honda, Lorenzo nyaris pensiun

Artikel sebelumnya

Sebelum ke Honda, Lorenzo nyaris pensiun

Next article

Meski idolakan Rossi, Norris enggan pakai nomor 46

Meski idolakan Rossi, Norris enggan pakai nomor 46
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Alex Rins
Tim Team Suzuki MotoGP
Penulis Derry Munikartono