Rins Klaim Penalti Vinales Seharusnya hingga Akhir Musim

Pembalap Suzuki Ecstar Alex Rins menilai rider Monster Energy Yamaha Maverick Vinales semestinya memulai setiap race yang tersisa dari pit lane karena menggunakan mesin baru, bukan hanya dalam MotoGP Eropa saja.

Rins Klaim Penalti Vinales Seharusnya hingga Akhir Musim

Yamaha terpaksa membuka segel keenam mesin Vinales untuk musim 2020 dalam balapan akhir pekan ini di Sirkuit Ricardo Tormo karena cemas daya tahan motornya sudah habis.

Mereka telah melewati batas alokasi lima mesin dalam satu musim. Namun sanksi Vinales itu tak berlaku untuk MotoGP Valencia dan Portugal selama dia tidak membuka segel baru lagi.

Ini menyusul keputusan Federasi Balap Motor Internasional (FIM) pada Kamis (5/11/2020) setelah menemukan Yamaha menggunakan mesin ilegal dalam MotoGP Spanyol, Juli lalu.

Pabrikan Jepang tersebut pun mendapatkan sanksi pengurangan 50 poin konstruktor, meskipun para pembalapnya tidak menerima hukuman reduksi poin.

Baca Juga:

Rins, tercepat keenam pada latihan bebas hari pertama MotoGP Eropa, Jumat (6/11/2020), mengkritik keputusan FIM untuk tidak menjatuhkan sanksi kepada rider Yamaha.

"Pada akhirnya ada begitu banyak keputusan buruk yang dibuat oleh pengambil kebijakan sehingga Anda harus menerimanya," ujar pembalap asal Spanyol itu.

"Untuk banyak penalti yang telah dikeluarkan dan komplain dari para pembalap, nyatanya tidak ada yang berubah," Rins menambahkan.

Menurutnya, ada banyak ketidakadilan yang tak dibahas, seperti Vinales bisa menggunakan mesin baru dan hanya menerima satu penalti untuk itu.

Maverick Vinales, Yamaha Factory Racing

Maverick Vinales, Yamaha Factory Racing

Foto oleh: MotoGP

Sementara pembalap lain harus terus menggunakan unit mesin yang sudah usang hanya karena pabrikan mereka memiliki lebih sedikit masalah sepanjang musim ini.

"Terlepas dari isu ini (penalti untuk Yamaha), ada banyak hal ganjil yang justru tidak dipermasalahkan," kata Rins yang kini turut meramaikan persaingan gelar.

"Misalnya, Maverick (Vinales), yang menggunakan mesin baru dan harus start dari pit lane hanya dalam balapan akhir pekan ini."

"Dia akan mendapat keuntungan pada race berikutnya karena memiliki motor dengan kilometer lebih sedikit dan itu tidak dibicarakan."

"Jadi, yang masuk akal dia memulai balapan dari pit lane setiap kali menggunakan mesin baru ini. Tetapi aturannya tidak dibuat seperti itu." ungkap Rins.

dibagikan
komentar
Ducati dan Suzuki Beda Pandangan soal Sanksi Yamaha

Artikel sebelumnya

Ducati dan Suzuki Beda Pandangan soal Sanksi Yamaha

Artikel berikutnya

Kans Juara Tipis, Vinales Kesal dengan Yamaha

Kans Juara Tipis, Vinales Kesal dengan Yamaha
Muat komentar