Alex Rins targetkan jadi Rookie of the Year

Jelang debut sebagai pembalap anyar Suzuki, Alex Rins menargetkan untuk menjadi Rookie of the Year di MotoGP 2017.

Tepat pada 20 Juni 2016, Rins resmi diumumkan sebagai pembalap anyar Suzuki. Tentu ini merupakan tantangan bagi sang pembalap. Apalagi ia juga akan berstatus rekan setim Andrea Iannone.

Rins mengakhiri petualangan di Moto2 dengan menempati peringkat ketiga dalam klasemen akhir. Modal yang cukup positif untuk menghadapi kerasnya pertarungan di kelas premier pada musim ini.

Kendati demikian, persiapan Rins untuk balapan di MotoGP sedikit terganggu dengan cedera yang dialami ketika mengalami kecelakaan saat tes akhir musim di Valencia lalu. Alhasil, libur musim dingin dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi fisiknya.

“(Pemulihan) cukup berat. Saya memakai korset selama sebulan penuh dan mencoba untuk beristirahat, karena cedera punggung adalah sesuatu yang harus ditanggapi secara serius,” tutur Rins kepada MotoGP.com.

“Kecelakaan itu aneh, karena ketika saya terjatuh, dan lalu beberapa lap kemudian rekan setim saya, Andrea Iannone, juga terjatuh di tempat yang sama.

“Kami memeriksa telemetri untuk mencari tahu penyebab, tapi kami tidak dapat menemukannya. Saya melewati racing line yang sama, tapi roda depan terkunci dan saya kehilangan kendali.”

Sebagai rookie, Rins menyadari betul bahwa dibutuhkan mental kuat untuk balapan di MotoGP. Tak hanya melawan para rival yang telah sangat berpengalaman, MotoGP juga menuntut fisik kuat dari pembalap yang mengendarai motor.

“Sisi fisik berperan besar di MotoGP daripada di Moto2. Kami telah melihatnya di Valencia. Saya mengakhiri tes hari pertama sedikit lelah dan kami pun mengubah rutinitas latihan untuk sedikit lebih kuat – dan agar mampu mengendarai motor MotoGP lebih mudah,” terangnya.

Rins sendiri bukan satu-satunya rookie di kelas premier. Tiga rookie lainnya, yakni Sam Lowes (Aprilia Racing Team Gresini), Jonas Folger (Monster Yamaha Tech 3) dan dua kali juara dunia Moto2, Johann Zarco (Monster Yamaha Tech 3).

“Dari apa yang saya lihat di Valencia, target untuk mengakhiri musim ini adalah menjadi Rookie of the Year – dan mengalahkan pembalap yang saya lawan di Moto2,” tukasnya.

“Itulah target saya pada saat ini. Mungkin ketika saya telah menyelesaikan lap lebih banyak dan saya merasa mapan, (target) itu akan berubah – 15 besar, 10 besar...saya belum memikirkannya.”

Pada 2015, gelar Rookie of the Year berhasil dimenangi Maverick Vinales. Sosok pembalap Spanyol itu juga sudah tak asing di mata Rins, karena Vinales mengalahkannya dalam perebutan gelar juara Moto3 2013.

“Tentu akan banyak tekanan, karena saya menggantikan Maverick di Suzuki. Dan saya telah balapan dan melawan dia di kategori yang lebih kecil. Dan di Moto2, dia meninggalkan Paginas Amarillas HP40 dan saya lalu bergabung dengan tim tersebut,” paparnya.

“Jadi, selalu ada sedikit perbandingan. Tapi semoga itu akan berlanjut di MotoGP, karena saya menjalani dua musim yang luar biasa. Saya akan mencoba untuk menyamai apa yang dia lakukan – atau bahkan mengalahkannya.”

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Pembalap Alex Rins
Tim Team Suzuki MotoGP
Tipe artikel Interview