Rins Tidak Masalah Diremehkan Para Rival

Oleh banyak pembalap MotoGP, nama Alex Rins sangat jarang disebut-sebut sebagai favorit juara kelas premier. Rider Suzuki itu menanggapinya dengan santai.

Rins Tidak Masalah Diremehkan Para Rival

Meski mengalami cedera bahu pada awal musim 2020, Alex Rins berhasil menyelesaikan MotoGP di posisi ketiga tahun lalu. Walau dalam dua balapan terakhir tak meraih poin, tak ada keraguan soal kecepatannya.

Pada MotoGP Portugal di Portimao, contohnya. Rins berada di jalur podium sampai ia mengalami crash pada lap 18. Pembalap 25 tahun itu kembali mengakhiri race lebih cepat di Jerez, akhir pekan lalu.

Dalam jumpa pers pada akhir pekan balapan, para rider MotoGP selalu ditanya soal rival kuat dalam perebutan kemenangan dan gelar juara dunia, nama Rins hampir tidak tersebut.

Pengoleksi 15 kemenangan grand prix (3 MotoGP, 4 Moto2 dan 8 Moto3) itu tak bisa menjelaskan mengapa pesaing jarang memasukkannya sebagai favorit. Namun, hal tersebut sama sekali tidak mengganggunya.

Baca Juga:

"Saya sudah balapan di kelas MotoGP sejak 2017. Pada 2018 saya mampu kompetitif. Lalu 2019 dan 2020 saya tampil sangat kuat, tetapi lawan tidak pernah menganggap saya," kata Rins dikutip Speedweek.

"Entahlah, mungkin banyak pembalap ada di depan, jadi mereka lupa menyebut nama saya," rider kebangsaan Spanyol tersebut menambahkan sembari tertawa.

Rins menegaskan dirinya sama sekali tidak punya masalah ataupun tertanggu dianggap underdog. Justru hal tersebut membuatnya tak merasakan tekanan dan makin termotivasi untuk membuktikan diri.

"Pada akhirnya bagaimanapun, kami selalu ada di sana dan bisa bersaing. Itu yang terpenting. Jika mereka tidak menyebut nama saya lalu melihat saya sukses, mungkin akan jadi kejutan," ujar Rins.

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Foto oleh: Suzuki MotoGP

"Yang pasti itu tidak memengaruhi saya. Ada balapan di mana kami melakukannya dengan baik di kualifikasi dan mampu start di depan, seperti di Portimao.

"Kamudian ada saat di mana kami jadi lebih buruk dalam kualifikasi dan akhirnya membuat kami kesulitan saat balapan. Namun kami selalu berusaha tampil semaksimal mungkin."

Saat ini Rins masih berada di posisi kesembilan dalam klasemen sementara MotoGP dengan total raihan 23 poin, tertinggal 43 angka dari sang pemuncak, Francesco Bagnaia (Ducati Team).

Namun musim ini masih sangat panjang. MotoGP baru menggelar empat balapan. Masih ada 15 race dalam kalender 2021. Artinya peluang masih terbuka. Kini Rins bersiap untuk MotoGP Prancis yang akan digelar 16 Mei mendatang.

dibagikan
komentar
Mir Nilai MotoGP Butuh Sosok seperti Hamilton
Artikel sebelumnya

Mir Nilai MotoGP Butuh Sosok seperti Hamilton

Artikel berikutnya

Bagnaia: Tiga Balapan Berikutnya Bagus untuk Ducati

Bagnaia: Tiga Balapan Berikutnya Bagus untuk Ducati
Muat komentar