MotoGP
28 Mar
Event selesai
04 Apr
Event selesai
R
MotoGP Portugal
18 Apr
FP1 dalam
2 hari
12 Mei
Event berikutnya
28 hari
Selengkapnya:

Alex Rins Pilih Tidak Operasi meski Alami Robek Ligamen Bahu

Meskipun tulang selangkanya retak sejak jatuh di Jerez, pembalap MotoGP, Alex Rins, memutuskan untuk tidak menjalani operasai musim dingin ini, karena rasa tidak nyaman sudah hilang.

Alex Rins Pilih Tidak Operasi meski Alami Robek Ligamen Bahu

Alex Rins lebih suka menghindari operasi tersebut. Ia menjadi korban sesi kualifikasi pertama MotoGP 2020, Grand Prix (GP) Spanyol, di Sirkuit Jerez, pada Juli lalu.

Pembalap Tim Suzuki Ecstar ini mengalami dislokasi bahu kanan serta keretakan kecil di ujung humerus. Walau parah, namun Rins hanya absen satu balapan tanpa operasi.

Pada race final di Portimao, Portugal, Alex Rins jatuh dalam latihan bebas 2 (FP2). Itu membangkitkan rasa sakit di bahunya. Ia sempat pun menjalani tes lebih lanjut.

Baca Juga:

Sang rider ingin tahu apakah saat libur musim dingin ia perlu dioperasi atau tidak. Hasil tes memperlihatkan ligamennya robek, namun Rins memilih tidak melakukannya.

"Setelah kejuaraan berakhir, saya menemui dokter Xavier Mir. Kami menilai cederanya bersama dan berdasarkan x-ray, ligamen tulang selangka robek," kata Rins.

"Operasi mungkin dilakukan tetapi kami tidak menganggapnya perlu karena saya sudah merasa nyaman. Secara visual, Anda melihat klavikulanya beda satu sama lain."

"Saya menjalani banyak latihan motocross dan saya tidak merasakan sakit di bahu dan sama sekali tidak ada masalah. Ini tentu kabar yang bagus," ia menambahkan.

Cedera tulang selangka menghalangi Alex Rins tampil dalam GP Spanyol. Jika saja ia tampil, bukan tidak mungkin pembalap 25 tahun itu bisa meraih gelar juara dunia.

Pembalap asal Spanyol ini pada akhirnya harus puas menempati posisi ketiga klasemen akhir. Rins harus rela melihat rekan setimnya, Joan Mir, yang sukses jadi juara.

Namun Rins bertekad untuk kembali bugar agar lebih kompetitif pada MotoGP 2021. Ia tentu saja siap berjuang lebih keras demi meraih titel juara dunia bersama Suzuki.

"Saya ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin. Saya pikir, MotoGP 2021 akan menjadi musim yang sama seperti tahun lalu di mana banyak kejutan terjadi," kata Rins.

Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Alex Rins, dan rekannya, Joan Mir, berduel dalam sebuah balapan MotoGP 2020.

Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Alex Rins, dan rekannya, Joan Mir, berduel dalam sebuah balapan MotoGP 2020.

Foto oleh: Dorna

"Saya tak tahu kapan tepatnya kami akan memulai balapan (karena pandemi Covid-19). Namun saya akan terus berlatih setiap hari untuk menjadi lebih kuat."

"Saya mempersiapkan musim bersama pelatih. Kami mencari ide dan melakukan evaluasi. Fokus kami adalah siap tampil kapan pun musim dimulai," ujar Rins menambahkan.

Ia juga meyakini Suzuki akan berada dalam posisi untuk kembali merebut gelar tahun ini walau akan digelar di tengah pandemi dan potensi kembalinya Marc Marquez.

"Mungkin akan lebih normal dibandingkan dengan musim lalu. Motivasi serta atmosfer lebih baik dan persaingan lebih ketat. Namun saya siap untuk itu," tutur Rins.

dibagikan
komentar
Kenny Roberts Terkesan dengan Progres KTM di MotoGP

Artikel sebelumnya

Kenny Roberts Terkesan dengan Progres KTM di MotoGP

Artikel berikutnya

Suzuki Optimistis Mir-Rins Lebih Kuat di MotoGP 2021

Suzuki Optimistis Mir-Rins Lebih Kuat di MotoGP 2021
Muat komentar