Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
MotoGP MotoGP Indonesia

RMI Yakin Aspal Baru Sirkuit Mandalika Kualitas Terbaik

General Manager Roadgrip Motorsport Indonesia (RMI) Simon Gardini menegaskan aspal baru Sirkuit Mandalika melebihi ekspektasi, meski dikerjakan dalam waktu yang sangat singkat.

Resurface of track

Pertamina Mandalika Circuit dituntut dalam waktu singkat melakukan pengaspalan ulang mulai dari setelah Tikungan 16 hingga Tikungan 5 atau berjarak 1,7 kilometer.

Pekerjaan tersebut selesai tepat waktu pada 10 Maret lalu, dan saat ini pembersihan lintasan sudah selesai dilakukan dan siap untuk mengelar Pertamina Grand Prix of Indonesia, 18-20 Maret.

Simon Gardini mengatakan bahwa setelah tes pramusim MotoGP, Februari lalu, semua orang yang bertanggung jawab atas Sirkuit Mandalika, termasuk RMI sebagai kontraktor utama, langsung bergerak cepat mengatasi keluhan para pembalap.

Akhirnya, MGPA, ITDC, FIM dan Dorna Sports sepakat untuk melakukan pengaspalan ulang (resurface) pada lintasan Sirkuit Mandalika berdasarkan keluhan pembalap dan demi meningkatkan keamanan.

“Benar-benar sibuk, acara seperti ini meningkat dengan sangat cepat dalam intensitas. Bahkan akhir pekan ini Anda akan mendapatkan gelombang pertama pengunjung datang dan infrastruktur yang terkait dengan MotoGP diuji,” kata Gardini kepada MotoGP.com.

“Lalu, gelombang berikutnya datang dan seterusnya dan seterusnya sepanjang pekan. Ini masalah kesiapan, memastikan Anda mendapatkan yang terbaik yang dapat Anda lakukan.

“Ada begitu banyak hal dalam menyesuaikan dan mempersiapkan tim besar yang datang seperti MotoGP, tim, dan IRTA, semua entitas dan sponsor yang membuat acara besar seperti itu.

“Jadi, jika Anda telah mengendalikan hal-hal yang Anda ketahui, itu memberi Anda waktu untuk memikirkan hal-hal yang akan terjadi berikutnya.

“Jelas pada hal itu, pengaspalan ulang yang dilakukan sangat mengubah cara kami harus memprogram segala hal, termasuk tingkat sumber daya. Sehingga, kami melanjutkan dengan semua kegiatan lain untuk siap menjadi tuan rumah akhir pekan ini.”

Baca Juga:

Mengenai pengaspalan ulang, Simon Gardini menegaskan pihak kontraktor bekerja dengan sangat baik dengan melibatkan seluruh tim yang mereka miliki.

Pengujian aspal baru juga dilakukan dengan lebih teliti agar tidak terkelupas ketika dilalui motor MotoGP yang memiliki tenaga besar dan ban yang sangat lengket ketika berada dalam suhu panas.

“Jujur, ini berjalan sangat baik. Hasil yang kami dapatkan dengan pengaspalan ulang membuat kami benar-benar yakin bahwa kami mendapatkan hasil terbaik yang Anda dapat dalam waktu yang sangat singkat,” ujarnya.

“Semua orang di lapangan, laboratorium, pengujian fisik, inspeksi visual permukaan, ITDC, MGPA, dan R3, semua orang pasti merasa itu selesai dengan baik atau lebih baik dari yang kami harapkan dalam waktu sesingkat itu.

“Biasanya Anda harus memiliki waktu lebih lama dalam pengerjaan seperti ini, tiga atau empat bulan sebelum acara. Jadi, kami menunggu untuk melihat beberapa motor pertama di trek untuk melihat bagaimana hasilnya setelah pengerjaan yang singkat.

“Karena itu, ketika kontraktor PP menyelesaikan pelapisan ulang pekan lalu, dengan semua hal yang benar dalam hal konstruksi, pengelupasan dan sebagainya, lalu melakukan semua tes dengan tepat.

“Tentu ada beberapa kegiatan yang perlu kami lakukan hingga sore dan malam hari, agar efek apa pun yang terjadi di aspal bisa diminimalisir.

“Kami menunggu hingga saat-saat terakhir untuk memanfaatkan mesin khusus perawatan permukaan aspal, dengan air bertekanan sangat tinggi untuk mempersiapkan lintasan.

“Ini membantu untuk menyingkirkan perekat aspal seperti yang Anda lihat di jalan baru, Anda melihatnya memiliki sedikit kilau, mesin yang disebut Trackjet telah diuji menerapkan hingga 2.500 PSI.

“Kami memanfaatkan area uji dan akhirnya tiba di pengaturan yang tepat untuk mendapatkan hasil dalam hal grip untuk motor MotoGP.

“Lalu, kami melakukan pekerjaan semalaman, setiap malam, mesin hanya bergerak dengan kecepatan 0,6 km/jam sehingga ketika Anda memiliki lintasan sepanjang 1,6 km dan perlu membersihkan seluruh permukaannya, itu membutuhkan waktu.

“Jadi, kami merasa seperti kami berada di tempat yang sangat bagus. Kami tidak gugup, tetapi tentu saja dengan level yang tinggi seperti itu, kami ingin melihat bagaimana semuanya berjalan dan seperti apa ban dan permukaan aspal bekerja bersama, lalu memiliki pertunjukan MotoGP yang hebat.”

Track overview

Track overview

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya MotoGP Dorong Castrol Luncurkan POWER1 ULTIMATE
Artikel berikutnya Ini Keuntungan bagi Pemegang Akses VIP MotoGP Indonesia

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia