Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Special feature

Rookie MotoGP 2022: Darryn Binder Coba Peruntungan

Dipromosikan oleh WithU Yamaha RNF Racing, Darryn Binder bakal mencoba peruntungan setelah lompat langsung dari Moto3 ke MotoGP.

Darryn Binder, NRF Racing with Lin Jarvis. Yamaha Motor Racing managing director

Darryn Binder jadi pembalap pertama yang naik ke kelas premier tanpa berkompetisi di Moto2, sejak terakhir dilakukan Jack Miller pada 2015 lalu.

Menjadi rookie yang belum berpengalaman di atas motor besar, banyak yang meragukan performa pembalap asal Afrika Selatan itu.

Namun, adik dari Brad Binder tersebut bukanlah pembalap sembarangan, yang naik ke kelas utama karena kebutuhan mendesak dari RNF Racing.

Pembalap 23 tahun itu dipromosikan oleh Mahindra ke Moto3 pada 2015, setelah memiliki penampilan yang mengesankan di Red Bull Rookies Cup.

Sayangnya, Binder memiliki musim yang sulit pada tahun pertamanya di Moto3, yang diakhirinya tanpa poin.

Pada 2016, bersama Platinum Bay Real Estate, Darryn Binder menunjukkan peningkatan dan mengakhiri musim dengan mengumpulkan 27 poin.

Tahun berikutnya, Platinum Bay Real Estate beralih dari Mahindra ke KTM, yang juga meningkatkan hasil akhir Binder. Pasalnya, dari 13 balapan yang dilakoninya, terkumpul 35 poin dan finis di posisi ke-19 dalam klasemen.

Darryn Binder, CIP Green Power

Darryn Binder, CIP Green Power

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Melihat talenta dalam diri Darryn Binder, Red Bull KTM Ajo memutuskan untuk merekrutnya. Tetapi, itu lebih sulit dari yang dibayangkannya, hingga akhirnya ia bisa bernapas lega dengan mendapatkan podium pertamanya di Grand Prix Jepang.

Binder memutuskan untuk pindah ke CIP Green Power yang juga menggunakan motor KTM. Pada 2019, ia menambahkan catatan podiumnya di GP Argentina, tapi hasil keseluruhan tak sesuai harpan.

Pada musim keduanya bersama CIP Green Power, Darryn Binder melepas beban dipundaknya dengan kemenangan di Catalunya, dan posisi kedua di Aragon.

Tahun lalu, Binder bergabung dengan Petronas Sprinta Racing dengan menggunakan motor dari Honda.

Pembalap kelahiran Potchefstroom, Afrika Selatan, itu memiliki awal musim yang menjanjikan dengan finis di podium ketiga dan podium kedua dalam dua balapan di Qatar.

Darryn Binder, Petronas Sprinta Racing

Darryn Binder, Petronas Sprinta Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Namun, Binder menjalani sisa musim tanpa berdiri di podium. Tinggi dan berat badannya menyebabkan beberapa masalah pada mesin kecil Moto3.

Meski beberapa kali menjadi ancaman di barisan depan, Binder sangat sulit untuk masuk dalam pertarungan perebutan gelar.

Masalah yang dimilikinya membuat Darryn Binder balapan dengan gaya yang sangat agresif, hingga membuat rivalnya kerap mengeluhkan manuvernya.

Puncaknya adalah di GP Algarve, di mana Binder menyebabkan Dennis Foggia mengalami kecelakaan ketika sedang memperjuangkan gelar.

Baca Juga:

Apa yang ditunjukkannya memancing reaksi pembalap MotoGP yang khawatir dengan gaya balap Binder. Menurut mereka, itu akan sangat berbahaya dengan motor MotoGP yang lebih cepat dan lebih besar.

Tetapi, tak sedikit juga yang penasaran dengan performa Darryn Binder di atas motor Yamaha YZR-M1, yang mana Fabio Quartararo langsung tampil cepat di musim pertamanya.

Darryn Binder, RNF Racing

Darryn Binder, RNF Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Valentino Rossi Akui Sudah Ingin Pensiun Sejak 2019
Artikel berikutnya Yamaha: Program Tes Cal Crutchlow Lebih Banyak pada 2022

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia