MotoGP 2018
Topik

MotoGP 2018

Rossi anggap pemilihan ban krusial saat balapan

dibagikan
komentar
Rossi anggap pemilihan ban krusial saat balapan
Oleh: Derry Munikartono , Journalist
15 Jul 2018 06.28

Memprediksikan paruh kedua balapan akan menjadi pembeda, Valentino Rossi tak ingin salah strategi dalam pemilihan ban.

Babak-belur di hari pembuka, peruntungan The Doctor berubah memasuki hari kedua. Mengamankan slot Q2 pada detik-detik akhir FP3, sembilan kali juara dunia itu akan memulai balapan dari posisi keenam, dengan catatan waktu lebih lambat 0,262 detik dari Marc Marquez.

Akan memulai balapan dari baris kedua, Rossi menekankan pentingnya pemilihan ban. Ia merasa balapan akan kembali berjalan sengit, dengan ketahanan ban memegang peranan penting memasuki paruh akhir balapan.

“Hari ini (Sabtu) lebih baik bagi kami dibanding kemarin, kami terus bekerja memperbaiki keseimbangan motor,” ujarnya. “Kemarin (Jumat) kami mencoba sesuatu untuk meningkatkan akselerasi, tapi itu tak bekerja.

“Hari ini, saya sedikit lebih kompetitif sejak pagi hari, dan kecepatan saya tidaklah buruk, meski bukan yang terbaik.

Baca Juga:

“Start dari baris kedua sangatlah penting ketika balapan, karena tentu start dan lap awal akan sangat penting. Selain itu, pemilihan ban juga memegang peranan penting, pilihannya sangat terbuka. Namun, kami belum tahu kompon ban belakang mana yang terbaik.

“Kami harus memeriksa data untuk mencobanya besok [Minggu] pagi [Warm-up], dan saya pikir pemilihan ban akan krusial. Sangat penting karena pada paruh kedua balapan akan sulit bagi semua pembalap.”

Memiliki tiga opsi ban, The Doctor tidak akan menggunakan ban hard, yang memiliki selisih performa cukup signifikan. Menurutnya, pilihan logis dalam balapan ini antara soft dan medium.

“Pemilihan bannya antara soft dan medium, karena hard memiliki tujuan yang berbeda,” tambahnya. “Bannya sangat awet, namun performanya jauh lebih buruk, [selisihnya] sekitar satu detik per lap.

“Ini sedikit seperti Moto2. Pilihannya terbuka, tidak ada yang akan menggunakan hard, namun kami belum tahu mana yang lebih baik untuk kami, soft atau medium.”

Laporan tambahan oleh David Gruz

Slider
List

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Artikel MotoGP berikutnya
Balapan ketat Assen bisa terulang di Sachsenring

Artikel sebelumnya

Balapan ketat Assen bisa terulang di Sachsenring

Next article

MotoGP Jerman: Espargaro bawa KTM pimpin warm-up

MotoGP Jerman: Espargaro bawa KTM pimpin warm-up
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Event GP Jerman
Sub-event Kualifikasi, Sabtu
Pembalap Valentino Rossi Shop Now
Tim Yamaha Factory Racing
Penulis Derry Munikartono
Tipe artikel Reactions