Valentino Rossi-Andrea Dovizioso Hadapi Kondisi Tak Ideal di Misano

MotoGP San Marino seharusnya menjadi momen spesial bagi Valentino Rossi serta Andrea Dovizioso. Tetapi dua rider Petronas Yamaha SRT itu justru dihadapkan pada kondisi yang tidak ideal untuk balapan hari Minggu (19/9/2021).

Valentino Rossi-Andrea Dovizioso Hadapi Kondisi Tak Ideal di Misano

Grand Prix (GP) San Marino adalah event istimewa bagi dua rider veteran yang akhirnya berada dalam satu tim, Valentino Rossi dan Andrea Doviziso. Untuk mereka, ini adalah home race (balapan kandang). 

Selain itu, akhir pekan di Misano World Circuit Marco Simoncelli digunakan Rossi secara khusus untuk menyambut kelahiran calon putrinya dengan desain helm spesial.

Sementara bagi Dovizioso, GP San Marino menandai comeback-nya ke MotoGP, usai cuti dari kejuaraan menyusul habis kontrak dengan Ducati akhir 2020. Seharusnya itu menjadi alasan yang cukup untuk bisa meraih hasil yang baik.

Sayangnya, akhir pekan tidak berjalan mulus atau sesuai dengan harapan mereka. Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso tampak masih kesulitan untuk menemukan kecepatannya.

Pada latihan bebas pertama (FP1), Jumat (17/9/2021), Rossi menempati P19 dan Dovi berada di urutan buncit. Lalu dalam FP2 The Doctor finis ke-16, sedangkan rekan anyarnya menempati posisi 21.

Baca Juga:

Pada FP3 hari Sabtu (18/9/2021), yang krusial untuk menentukan tempat di kualifikasi kedua (Q2), Rossi berusaha meningkatkan waktu lapnya. Namun ia justru mengalami crash dan hanya bisa mengakhiri sesi di urutan 18.

Andrea Dovizioso, meskipun mampu memperbaiki catatan waktu putarannya, hanya mampu finis P20. Tetap saja runner-up tiga kali MotoGP itu maupun The Doctor tidak berhasil melaju ke Q2.  

Dalam kualifikasi pertama (Q1), situasinya tak juga membaik bagi sepasang pembalap paling berpengalaman di grid kelas premier tersebut. Rossi menutupnya di posisi ke-13 sedangkan Dovizioso tepat berada di belakangnya.

Alhasil, dua nama besar di MotoGP itu harus memulai race GP San Marino, Minggu (19/9/2021), di hadapan para penggemarnya dari last row atau baris terakhir. The Doctor di grid 23 sedangkan Dovi dari posisi 24.

Ini jelas situasi yang tidak ideal bagi mereka yang punya rapor cukup impresif di Misano. Total ada delapan podium atas nama mereka, Rossi (6) dan Dovizioso (2), dalam GP San Marino, sejak digelar pertama kali pada 2007.

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Saya optimistis untuk Q1 karena saya melakukan beberapa lap yang baik dengan ban bekas di FP4, tetapi sulit dengan ban depan hard. Itu memiliki potensi yang lebih baik, tetapi ketika Anda di sisi kiri, Anda berada pada batasnya,” tutur Rossi dalam rilis Petronas SRT.

“Lap pertama tidak terlalu buruk, namun saya membuat kesalahan kecil di putaran kedua dan melebar di Tikungan 4. Saya lalu memutuskan melakukan satu lap lagi sebalum mengganti ban belakang karena saya pikir bisa meningkatkan kecepatan, tetapi saya sedikit melambat.

“Ban menjadi dingin di sebelah kiri, jadi saya crash di Tikungan 15. Saya tidak memiliki posisi yang bagus di grid untuk (balapan) hari Minggu, namun saya pikir bisa lebih kuat. Saya akan coba start dengan baik dan melakukan beberapa overtake sehingga punya race yang bagus.”   

Sementara itu, kendati tidak menargetkan apa-apa pada penampilan perdananya bersama Petronas SRT, Andrea Dovizioso mengaku belum bisa mencapai performa yang diharapkannya dengan M1 di Misano.

“Saya belum mencapai titik di mana saya dapat sepenuhnya memanfaatkan potensi maksimal motor ini, tetapi saya senang karena makin dekat. Itu obyektif yang ingin kami lakukan. Kini kami bertujuan untuk lebih cepat agar bisa tetap bersama rider lain saat balapan,” kata Dovi.

“Kami juga perlu memahami (motor) sebanyak mungkin untuk mempersiapkan tes pekan depan dengan baik. Tentu tidak ideal memulai (balapan) dari belakang, tetapi itu normal dalam situasi seperti ini dan kami akan mencoba konsisten sepanjang balapan,” ia menambahkan.

Andrea Dovizioso, Petronas Yamaha SRT

Andrea Dovizioso, Petronas Yamaha SRT

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Setelah Marc Marquez, Pecco Bagnaia Ingin Uji Kekuatan Lawan Fabio Quartararo

Artikel sebelumnya

Setelah Marc Marquez, Pecco Bagnaia Ingin Uji Kekuatan Lawan Fabio Quartararo

Artikel berikutnya

Jack Miller Siap Lakoni Peran sebagai Blocker untuk Francesco Bagnaia

Jack Miller Siap Lakoni Peran sebagai Blocker untuk Francesco Bagnaia
Muat komentar