Rossi: Kecepatan saat latihan tidak cukup kuat

dibagikan
komentar
Rossi: Kecepatan saat latihan tidak cukup kuat
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
14 Okt 2016 10.51

Valentino Rossi mengakui bahwa kecepatan yang ditunjukan dalam dua sesi Free Practice di MotoGP Motegi, Jumat (14/10), tidak cukup kuat untuk bertarung demi posisi teratas.

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

The Doctor berada pada posisi keempat saat FP1 dan ketujuh di FP2. Sebaliknya, rekan setim Jorge Lorenzo memuncaki sesi latihan kedua.

“Pagi hari tidak begitu buruk, saya merasa cukup baik dengan motor dan cukup kuat. Tapi siang hari adalah latihan yang sulit,” tutur Rossi.

“Kami mencoba ban (kompon) hard, tapi tidak bekerja dan saya juga kehilangan beberapa feeling. Saya butuh sedikit untuk kembali – di tikungan terakhir, tikungan ketiga, saya pada sisi kanan ban dan tidak begitu buruk. Saya meningkatkan catatan waktu.

“Tapi saya masih tidak merasa baik dengan setup motor.”

Rossi juga mengatakan dirinya dan tim mengambil arah berbeda dengan setup YZR-M1 untuk sesi FP2. Namun, keputusan itu rupanya tidak berbuah hasil yang diharapkan.

“Siang ini kami mencoba untuk membuat sesuatu yang berbeda. Kami mencoba memodifikasi cukup banyak, tapi... ini bukan arah tepat. Saya tidak cukup kuat,” keluhnya.

“Saya tidak begitu jauh, tapi bukan ini caranya. Jadi untuk besok, kami akan mencoba melakukan hal lain dan kami juga akan menggunakan ban lebih soft untuk memahami. Dan setelah itu, kita lihat nanti.

“Kami akan mencoba lebih kuat, karena (kecepatan) seperti ini tidak cukup kuat untuk bertarung.”

Laporan tambahan oleh Oriol Puigdemont

Artikel MotoGP berikutnya
Aoyama gantikan Pedrosa di Motegi

Artikel sebelumnya

Aoyama gantikan Pedrosa di Motegi

Next article

Lorenzo dilarang tes Ducati, Yamaha: “Ini bisnis, bukan amal”

Lorenzo dilarang tes Ducati, Yamaha: “Ini bisnis, bukan amal”
Load comments