Rossi khawatirkan penurunan performa Yamaha

dibagikan
komentar
Rossi khawatirkan penurunan performa Yamaha
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
27 Sep 2016 18.10

Valentino Rossi mengaku khawatir dengan kekalahan beruntun yang dialami skuad Yamaha, terutama karena Honda memenangi lima balapan terakhir.

Marc Marquez, Repsol Honda Team and Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Marc Marquez, Repsol Honda Team
Podium: third place Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Yamaha terakhir kali meraih kemenangan ketika Rossi mengalahkan Marc Marquez di Catalunya pada awal Juni lalu.

Sejak itu, Yamaha tak kuasa membendung laju Honda yang berhasil menguasai lima ronde MotoGP – berkat Marquez, Jack Miller, Cal Crutchlow dan Dani Pedrosa. Yamaha bahkan juga kalah dari Ducati dan Suzuki, ketika Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales tampil impresif.

Dalam balapan di Aragon, Minggu (25/9) lalu, Rossi sempat memimpin di posisi terdepan. Namun, ia kemudian dipaksa mengakui keunggulan Marquez dan harus puas finis ketiga – bahkan di belakang Jorge Lorenzo.

“Kami sedikit khawatir. Kami harus mencoba untuk melakukan sesuatu yang lebih, karena Honda telah banyak memenangi balapan dengan pembalap berbeda, sementara kami belum menang sejak Catalunya,” keluh Rossi.

“Kami harus memahami apa yang diperlukan untuk meningkatkan (performa motor), karena ada empat balapan yang sangat penting, daan saya ingin mampu bertarung demi kemenangan.

“Kami bisa meletakkan dasar untuk membuat langkah kemajuan tahun depan. Dan trek berikutnya seharusnya bagus untuk motor kami.

“Pada awal tahun, motor kami adalah yang terbaik. Tapi sekarang kami harus meningkatkan (performa),” tandasnya.

Selisih poin

Usai finis ketiga di Aragon, Minggu (25/9) lalu, Rossi kini terpaut 52 poin dari Marquez dalam klasemen sementara.

The Doctor sendiri tak sungkan mengungkapkan telah menyerah untuk mengejar rivalnya itu. Pasalnya, ia telah mengetahui sejak libur musim panas bahwa tugas untuk memangkas selisih poin boleh dibilang hampir mustahil.

“Ini belum berakhir hingga hitungan matematis tidak memberikan Anda peluang,” ucap Rossi.

“Saya pikir kejuaraan telah berakhir setelah parus pertama musim.

“Sejak Austria, saya telah memangkas beberapa selisih poin. Tapi saya tahu, tiga kali kegagalan finis dari paruh pertama musim membuat keadaan menjadi sangat sulit,” pungkasnya.

Laporan tambahan oleh German Garcia Casanova dan Matteo Nugnes

Artikel MotoGP berikutnya
Marquez tak yakin kunci gelar juara di Motegi

Artikel sebelumnya

Marquez tak yakin kunci gelar juara di Motegi

Next article

Randy Mamola: Rossi harus belajar sopan santun

Randy Mamola: Rossi harus belajar sopan santun
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Valentino Rossi Shop Now
Tim Yamaha Factory Racing
Penulis Scherazade Mulia Saraswati
Tipe artikel Breaking news