Rossi Menghitung Peluang Finis Podium di Qatar

Valentino Rossi memang hanya finis P11 overall tes pramusim MotoGP selama tiga hari di Qatar yang berakhir Jumat (12/3/2021) lalu. Tetapi, race pace membuatnya percaya diri.

Rossi Menghitung Peluang Finis Podium di Qatar

Pada hari pertama tes, Rabu (10/3/2021), Valentino Rossi hanya berada di P13 dalam daftar waktu lap terbaik dengan 1 menit 54,618 detik.

Waktu lap pembalap yang mulai musim ini membela skuad satelit Petronas Yamaha Sepang Racing Team (PYSRT) itu membaik pada hari kedua, Kamis (11/3/2021). Rossi mampu berada di P8 usai menembus 1 menit 53,993 detik.

Rossi dan sebagian besar pembalap tidak turun pada tes hari terakhir, Jumat, karena cuaca buruk. Juara dunia kelas utama Kejuaraan Dunia Balap Motor – 500 cc 2001 dan MotoGP 2002-2005, 2008, 2009 – itu pun harus puas menggunakan waktu lap 1:53,993 menit.

Dengan catatan tersebut, Rossi berada di P1 waktu lap kombinasi. Ia tertinggal 0,810 detik dari pembalap tercepat dari skuad pabrikan Ducati Lenovo Team, Jack Miller. Yang membuat Rossi puas, tiga pembalap Yamaha lainnya mampu finis P2 sampai P4.

Duet tim pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, menempati P2 dan P3. Sedangkan rekan setim Rossi, Franco Morbidelli, berada di posisi keempat. Ketiganya terpaut antara 0,061 detik sampai 0,140 detik dari Miller.

Dalam beberapa tahun terakhir, Sirkuit Internasional Losail memang tidak begitu bersahabat bagi para pengendara Yamaha YZR-M1. Pada 2005 dan 2006 lalu 2010, 2012, dan 2013, Yamaha menang lewat Jorge Lorenzo.

Baca Juga:

Lalu, Rossi menang pada 2015 yang diikuti Lorenzo pada 2016. Vinales mampu menang pada 2017. Tetapi, pada 2018 dan 2019, Ducati menggila lewat Andrea Dovizioso. Tahun lalu, GP Qatar tidak digelar karena pandemi Covid-19.

Dua lomba awal MotoGP 2021 akan digelar di Losail masing-masing dengan tajuk GP Qatar pada 28 Maret dan GP Doha pada 4 April. Melihat hasil tes, seberapa besar keyakinan Rossi untuk merebut podium dalam dua lomba di Losail nanti?

Dari kecepatan motor saat simulasi lomba, Rossi melihat race pace Vinales dan Quartararo lebih baik ketimbang dirinya. Di belakang Vinales dan Quartararo, sejumlah pembalap memiliki kecepatan yang serupa.

“Morbidelli salah satunya. Demikian pula para pembalap tim pabrikan Ducati dan Suzuki. Namun, race pace saya juga sangat mirip dengan mereka. Jadi, saya kira tidak terlalu buruk,” tutur Rossi, pemenang 115 lomba, 89 di antaranya kelas utama (500 cc, MotoGP).

“Kami jelas mengalami perbaikan pada tes Kamis. Saat itu saya tidak terlalu tertinggal jauh dengan para pembalap teratas.

“Menjelang lomba pertama, kami akan melakukan latihan selama dua hari. Kondisi akan terus berubah menjelang lomba nanti.”

Pada akhir tes Kamis, Rossi tertinggal 0,749 detik dari Vinales yang menjadi pembalap tercepat. Rossi mengaku sangat puas karena waktu lapnya naik drastis dibanding sehari sebelumnya.

Waktu lap 1 menit 53,993 detik menjadi yang tercepat yang dibuat pernah dibuat Valentino Rossi di Losail.

“Lintasan tidak menjadi soal buat saya. Saya memiliki banyak pengalaman. Fakta saya mampu menembus 1:53 menit di Losail, sesuatu yang bagus. Jika motor dan ban semakin baik, hasil lomba saya pasti akan bagus,” ucap Valentino Rossi.   

      

dibagikan
komentar
Proyek Ambisius IMI Tingkatkan Motorsport Indonesia

Artikel sebelumnya

Proyek Ambisius IMI Tingkatkan Motorsport Indonesia

Artikel berikutnya

Bastianini: Saya Ingin Jadi Rookie Terbaik

Bastianini: Saya Ingin Jadi Rookie Terbaik
Muat komentar