Sulit Prediksi MotoGP Jerman, Rossi Nilai Marquez Masih Favorit

Kendati kondisi fisiknya belum fit benar, Valentino Rossi menilai Marc Marquez masih menjadi salah satu favorit di lomba MotoGP Jerman.

Sulit Prediksi MotoGP Jerman, Rossi Nilai Marquez Masih Favorit

Bersama Marc Marquez (Repsol Honda), Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT) menjadi dua legenda MotoGP yang sangat kesulitan hingga musim ini berjalan tujuh balapan. Namun begitu, keduanya berharap hasil berbeda di MotoGP Jerman, Jumat-Minggu (18-20/6/2021).

Menjelang balapan di Sirkuit Sachsenring, Rossi – juara dunia sembilan kali, enam di antaranya di MotoGP (2001-2005, 2008, 2009) – hanya berada di P19 dengan 15 poin. Hasil terbaiknya adalah P10 di GP Italia.

Marquez setali tiga uang. Setelah hanya sempat turun pada balapan musim lalu, ia akhirnya kembali pada lomba ketiga MotoGP 2021 di Portugal.

Tetapi, dari lima kali turun, Marquez hanya merebut poin di Portugal (P7) dan Spanyol (P9). Juara dunia delapan kali – enam di MotoGP (2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019) – itu kecelakaan di tiga balapan terakhir hingga hanya berada di P18 klasemen (16 poin).

Pol Espargaro, Repsol Honda Team, Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Marc Marquez, Repsol Honda Team

Pol Espargaro, Repsol Honda Team, Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Marc Marquez, Repsol Honda Team

Foto oleh: MotoGP

Beberapa waktu lalu, Rossi menegaskan dirinya berharap mampu membawa hasil bagus saat tes di Barcelona, Spanyol, ke Sachsenring. Kendati begitu, saat ditanya siapa pembalap yang difavoritkan menang di Jerman, Rossi menyebut Marquez salah satu di antaranya.

“Marquez selalu bagus di Sachsenring dalam beberapa tahun terakhir. Ini salah satu trek favoritnya dan ia selalu kuat di sini,” ucap pembalap asal Italia, 42 tahun, tersebut, dalam jumpa pers GP Jerman, Kamis (17/6/2021).

“Namun, Anda juga harus tahu bagaimana ia di atas motor saat ini dan seberapa kompetitif ia mampu,” ujar Rossi tentang Marquez yang selalu menang di Sachsenring sejak turun di MotoGP (tujuh beruntun, 2013 sampai 2019).

Walaupun begitu, Rossi melihat para pembalap posisi atas klasemen juga sangat kuat. Ia menyebut Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP), Miguel Oliveira (Red Bull KTM Factory Racing), serta duet Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia dan Jack Miller.

Baca Juga:

“Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) juga bagus di gelaran terakhir GP Jerman. Kami dua tahun tidak turun di sirkuit ini. Jadi, sulit untuk memprediksi siapa yang bakal bagus,” ujar pemenang 89 balapan dan 199 podium MotoGP sejak 2000 tersebut.

Torehan Rossi di Sachsenring juga tidak buruk. Total, ia enam kali memenangi GP Jerman: 125cc 1997, 250cc 1999 dan MotoGP 2002, 2005, 2006, dan 2009.

Valentino Rossi belakangan menegaskan akan memutuskan masa depannya saat jeda musim panas. Kini, waktu tersebut tinggal menunggu dua balapan selesai, GP Jerman (20 Juni) dan GP Belanda (27 Juni).

“Karena itulah hasil dua balapan itu akan sangat penting untuk menentukan masa depan saya. Kami tentu akan mencoba agar lebih kuat baik di Sachsenring maupun Assen,” ucap Valentino Rossi.

“GP Jerman selalu menarik. Layout treknya sangat spesial karena banyaknya tikungan kiri (10 berbanding tiga ke kanan). Sangat sulit untuk bisa cepat di sini. Karena sedang musim panas, rasanya balapan nanti juga baka sangat panas.” 

dibagikan
komentar
Espargaro Tegaskan Honda Tak Butuh Motor Baru

Artikel sebelumnya

Espargaro Tegaskan Honda Tak Butuh Motor Baru

Artikel berikutnya

Rossi Bicara soal Aramco Racing Team VR46

Rossi Bicara soal Aramco Racing Team VR46
Muat komentar