Rossi: Sepertinya kami mengikuti arah yang salah

Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku tidak cukup cepat saat menjalani hari kedua tes pramusim MotoGP di Phillip Island, Australia.

Tak seperti hari pertama, ketika keluar sebagai pembalap tercepat kedua dengan catatan waktu terbaik 1 menit 29,683 detik, Rossi hanya mampu menempati posisi kedelapan. Catatan waktunya memang masih di bawah 1 menit 30 detik, tapi tidak menyamai atau lebih baik dari Rabu (15/2) kemarin.

“Ini hari yang sulit bagi kami, terutama sore hari. Pagi hari tidak begitu buruk, kami mencoba beberapa ban berbeda dan bekerja pada kecepatan. Hasilnya cukup baik,” ungkap Rossi kepada media.

“Sore ini, kami menjalani tes penting. Kami mencoba long run dan memodifikasi sesuatu pada motor. Tapi sayangnya, itu tidak bekerja sangat baik. Saya tidak cukup cepat. Sepertinya saya mengikuti arah yang salah.

“Setelah wawancara ini, saya akan kembali ke pit box. Saya akan mencoba dan memahami untuk besok (tes hari terakhir). Kami berharap bisa meningkatkannya.”

Ditanya apa rencana pada Kamis (17/2), pembalap berusia 38 tahun itu mengungkapkan timnya masih memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan. Dan meski hanya di posisi kedelapan, Rossi menilai hasil tes hari kedua lebih baik dibandingkan kemarin.

“Hari ini campuran. Sebelum istirahat, saya cukup cepat dan merasa baik dengan motor. Lebih baik dari kemarin. Tapi ketika kami mencoba untuk meningkatkan, dan kami harus melakukan long run, saya tidak pernah cukup cepat. Saya menderita,” keluhnya. 

“Besok kami akan kembali untuk mencoba dan mengikuti arah yang lain. Targetnya adalah memperbaiki catatan waktu, dan mungkin melakukan long run untuk memahami kecepatan.”

Vinales dan Marquez

Berbanding terbalik dengan Rossi, rekan setim anyarnya, Maverick Vinales kembali menjadi pusat perhatian karena memuncaki tes hari kedua. Tak hanya Vinales, juara dunia bertahan Marc Marquez juga impresif di posisi kedua. 

Sepanjang sesi tes hari kedua ini, baik Vinales dan Marquez tampil begitu kencang. Vinales tercatat mencetak catatan waktu di bawah 1 menit 29 detik secara tiga kali beruntun. Sedangkan, Marquez terlihat kuat dalam hal race pace.

“Dalam semua tes, Marc dan Vinales adalah yang tercepat, tapi Marc lebih cepat. Tampaknya Vinales sangat baik dengan ban baru. Tapi tampaknya juga ritme balap Marc adalah yang harus dikalahkan,” tukas Rossi.

Lalu, apakah ada perasaan khawatir atau justru termotivasi melihat kecepatan Vinales? The Doctor pun menjawab: “Ah... dia sangat cepat. Dia sangat cepat di mana saja, dan dia merasa sangat baik di atas motor.

“Tentu akan sulit untuk dilakalahkan. Karena tahun lalu juga sulit dengan (Jorge) Lorenzo. Kami harus bekerja dan mencoba agar siap untuk (seri pembuka) Qatar.”

Laporan tambahan oleh Andrew van Leeuwen

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Pembalap Valentino Rossi
Tim Yamaha Factory Racing
Tipe artikel Breaking news