Rossi tak ingin comeback seperti Schumacher

dibagikan
komentar
Rossi tak ingin comeback seperti Schumacher
Jamie Klein
Oleh: Jamie Klein
15 Mar 2018 17.27

Rupanya ada alasan tersendiri mengapa Valentino Rossi tetap bertahan di MotoGP. Ia ingin menghindari comeback seperti legenda hidup Formula 1, Michael Schumacher.

 Valentino Rossi bersama Michael Schumacher, Ferrari

Valentino Rossi dan Michael Schumacher, Ferrari

Foto oleh: LAT Images

The Doctor resmi memperbarui kontrak dengan pabrikan Yamaha, Kamis (15/3), yang berarti pembalap Italia itu akan terus balapan hingga akhir musim 2020.

Rossi menyadari, perpanjangan kontrak bakal membuatnya berisiko memudar dalam persaingan. Namun, sembilan kali juara dunia itu bersikeras menghindari pensiun terlalu cepat dan kemudian melewatkan balapan.

Ia bahkan mencontohkan Schumacher, yang meninggalkan F1 akhir 2006 hanya untuk comeback pada 2010. Hal sama seperti mantan rival Max Biaggi dan legenda World Superbike, Troy Bayliss.

“Saya melihat banyak pembalap hebat dan juga mereka yang pensiun pada puncak karier, yaitu Schumacher, serta Biaggi dan Troy Bayliss,” tutur Rossi.

“Schumacher dan Bayliss kembali ke lintasan (setelah pensiun). Jadi, saya memutuskan untuk balapan sampai akhir. Saya tidak ingin memikirkan di masa depan, ’Mungkin saya bisa dua musim lagi’.

“Ya, ini bisa berisiko (bahwa saya menjadi kurang kompetitif). Tapi jika saya mengikuti (logika) ini, saya pasti sudah pensiun enam, tujuh atau delapan tahun yang lalu.”

Ditanya apakah mempertimbangkan kontrak baru bersama Yamaha hanya dalam waktu satu tahun, Rossi menjawab: “Ya, kami juga berbicara satu persatu dengan Yamaha.

“Tapi Anda selalu memikirkan dua (tahun), juga untuk keseimbangan dengan kontrak pembalap lainnya. Jika Anda menandatangani (kontrak), Anda harus bisa dua tahun, dan tetap sesuai dengan semua pembalap top lain.”

Balapan sampai usia 40-an

Perpanjangan kontrak berarti Rossi akan balapan di MotoGP hingga usianya menginjak angka 41 tahun. Ia pun meyakini, pembalap lain dapat mengikuti jejaknya jika tetap cukup sehat dan termotivasi.

“Saya rasa, bahwa saya mungkin salah satu yang pertama mencoba (untuk balapan sampai usia 40 tahunan),” tandas The Doctor.

“Menurut saya juga, semua pembalap lain yang berada di sini mampu mempertahankan level teratas sampai mereka berusia 40 tahun.

“Secara fisik, jika Anda kuat, Anda bisa (terus balapan). Itu tergantung pada motivasi dalam hidup Anda. Jika Anda ingin bertahan, saya pikir semua orang bisa melakukannya.”

Slider
List

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi mengunjungi trek Fiorano: Valentino Rossi dan Michael Schumacher

Valentino Rossi mengunjungi trek Fiorano: Valentino Rossi dan Michael Schumacher
6/10

Foto oleh: Ferrari Media Center

Michael Schumacher, Mercedes GP W01

Michael Schumacher, Mercedes GP W01
7/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Max Biaggi

Max Biaggi
8/10

Max Biaggi, Aprilia Racing Team

Max Biaggi, Aprilia Racing Team
9/10

Troy Bayliss, Ducati

Troy Bayliss, Ducati
10/10

Foto oleh: Alexander Trienitz

Artikel MotoGP berikutnya
Marquez, Dovi, Zarco bicara soal kontrak baru Rossi

Artikel sebelumnya

Marquez, Dovi, Zarco bicara soal kontrak baru Rossi

Next article

Marquez enggan beri prediksi awal 2018

Marquez enggan beri prediksi awal 2018
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Valentino Rossi Shop Now
Tim Yamaha Factory Racing
Penulis Jamie Klein
Tipe artikel Breaking news