Rossi tidak cukup cepat di trek basah dan kering

dibagikan
komentar
Rossi tidak cukup cepat di trek basah dan kering
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
6 Mei 2017 03.34

Valentino Rossi mengaku kesulitan saat menghadapi dua kondisi berbeda dalam dua sesi latihan bebas MotoGP Spanyol. Baik di trek basah dan kering, The Doctor tidak cukup cepat.

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Jack Miller, Estrella Galicia 0,0 Marc VDS
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing logo
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Hujan deras yang mengguyur Jerez sebelum Free Practice 1 membuat trek basah. Hujan memang berhenti ketika sesi dimulai. Akan tetapi, hujan kembali turun pada pertengahan sesi, dan intensitasnya cukup deras.

Berbanding terbalik dengan FP2. Cuaca cerah. Namun, masih terdapat beberapa permukaan trek yang basah. Kondisi yang jelas menyulitkan para pembalap, terutama membingungkan untuk mencari set-up tepat pada motor.

Rossi menutup FP1 di posisi ke-16 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 53,263 detik. Pada FP2, catatan waktunya meningkat menjadi 1 menit 40,698 detik. Kendati demikian, ia terlempar keluar dari 10 besar, atau tepatnya menempati posisi ke-12.

“Itu hari yang sulit. Saya sedikit khawatir tentang sesi latihan pagi hari karena (trek) sepenuhnya basah dan kami butuh beberapa kilometer dalam kondisi basah dengan motor baru ini. Kami sedikit kesulitan,” tutur Rossi.

“Kami tidak menemukan set-up tepat jika dibandingkan dengan motor lama (YZR-M1 2016) pada kondisi basah, yang segalanya lebih alami dan mudah. Tampaknya kami harus sedikit bekerja lebih dalam kondisi tersebut. Saya juga tidak cukup cepat.

“Pada sesi siang hari, kondisi kering tapi tidak sepenuhnya kering. Kami menemukan banyak tikungan dengan permukaan trek yang basah. Itu sedikit berbahaya. Sulit untuk menekan, karena Anda tidak bisa mengendarai motor 100 persen.

“Saya juga sedikit kesulitan dalam latihan kedua. Saya tidak cukup cepat dan kami mengalami beberapa masalah pada set-up. Jadi, kami harus lebih baik. Kami berharap besok (Sabtu) kondisinya baik dan kami akan mencoba untuk memahami pekerjaan lebih baik pada Minggu.”

Waspadai kecepatan Honda

Para pembalap Yamaha memang tampil kurang meyakinkan pada dua sesi latihan, Jumat (5/5) kemarin, terutama jika dibandingkan dengan pabrikan rival. Ada empat pembalap Honda pada lima besar dalam FP1. Lalu, ada tiga Honda pada tiga besar di FP2, dua di antaranya bahkan pembalap satelit. 

Rossi pun tak menampik, bahwa ia mengkhawatirkan kecepatan Honda yang dianggapnya solid kala melibas trek basah dan kering. Dan itu terlihat pada performa yang ditunjukkan Dani Pedrosa. Pembalap berjuluk The Samurai ini benar-benar mendominasi dua sesi latihan pertama.

“Sangat mirip dengan trek kering. Saya tidak mampu masuk tikungan cukup cepat dan kami juga banyak spinning (melintir) pada akselerasi,” keluh pembalap Italia itu.

“Performa Honda cukup membuat kami khawatir, karena dalam kondisi basah di latihan dan kualifikasi Argentina, mereka menemukan sesuatu lebih baik daripada tahun lalu. Tampaknya kondisi sekarang justru sebaliknya.

“Tahun lalu ketika basah, saya sangat cepat dan Honda lebih bermasalah. Tahun ini, tampaknya Honda sangat cepat dan Yamaha yang lebih bermasalah. Kami perlu memahami keseimbangan yang tepat untuk (menghadapi) kondisi basah.

Laporan tambahan oleh Mitchell Adam

Artikel MotoGP berikutnya
Vinales: Kecelakaan yang sangat aneh

Artikel sebelumnya

Vinales: Kecelakaan yang sangat aneh

Next article

Espargaro akan tetap pakai mesin 'big bang'

Espargaro akan tetap pakai mesin 'big bang'
Load comments