Komentari performa, Rossi yakin Lorenzo bangkit

dibagikan
komentar
Komentari performa, Rossi yakin Lorenzo bangkit
Jamie Klein
Oleh: Jamie Klein
3 Mei 2018 10.53

Valentino Rossi mengomentari performa mantan rekan setim Jorge Lorenzo bersama Ducati. Kendati buruk pada awal musim, ia percaya X-Fuera unjuk gigi di Jerez.

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Tiga balapan telah berlalu dan Lorenzo terpuruk pada peringkat ke-16 klasemen sementara; dengan catatan satu kali gagal finis di Qatar, finis ke-15 di Argentina dan posisi ke-11 di Austin.

Keterpurukan lima kali juara dunia itu mengundang perhatian Rossi, pernah memperkuat Ducati pada 2011 dan 2012, tapi tidak mengecap kemenangan, hanya tiga kali naik podium – masa pabrikan Italia kala itu belum kompetitif.

“Ini situasi yang sulit dan sangat membuat frustrasi,” ucap Rossi tentang kesulitan Lorenzo.

“Bagi saya, tidak mudah untuk tetap percaya diri dan menemukan motivasi [ketika saya di Ducati].

“Tapi Lorenzo adalah pembalap yang sangat kuat dan menurut saya, dia akan menjadi kuat di Jerez. Saya tidak tahu apa saran saya yang harus dia lakukan, [karena] itu sesuatu yang harus dia rasakan sendiri."

VIDEO: Preview MotoGP Spanyol 2018

Lorenzo sendiri menyoroti Jerez, di mana ia tiga kali menjadi pemenang balapan, sebagai awal dari rangkaian sirkuit yang seharusnya lebih cocok untuknya. 

Pada 2017, pembalap Spanyol itu berhasil merebut podium perdana, setelah tiga balapan pembuka yang sulit dengan mengendarai motor balap Ducati.

“Tahun lalu, tanpa fairing aerodinamika, saya finis ketiga [di Jerez]. Ini trek yang saya sukai, tarmac cukup grip dan tidak banyak bump [permukaan tidak rata]. Secara teori, saya akan cepat di sana,” papar Lorenzo.

“Trek berikutnya akan lebih baik bagi kami, Jerez, Le Mans, sudah tentu Mugello, Montmelo [Catalunya]. Mungkin kami akan lebih bersenang-senang.”

Lorenzo juga mengklaim Desmosedici GP18 lebih menuntut fisik, yang mengkompromi kecepatan balapannya.

Ketika ditanya apakah lebih sulit berkendara dengan motor tahun ini, ia menjawab: “Saya rasa demikian. Ducati yang baru memiliki poin positif dan negatif.

“Mungkin untuk dua lap dengan elektronik, Anda bisa lebih cepat. Tetapi untuk kecepatan balapan itu motor yang lebih [menutut] fisik. Semua ini menyebabkan hasil buruk.”

Laporan tambahan oleh Oriol Puigdemont

Slider
List

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Artikel MotoGP berikutnya
RESMI: Zarco hijrah ke KTM musim depan

Artikel sebelumnya

RESMI: Zarco hijrah ke KTM musim depan

Next article

MotoGP Spanyol: Honda vs Yamaha, siapa lebih unggul?

MotoGP Spanyol: Honda vs Yamaha, siapa lebih unggul?
Muat komentar